Forum Semarang Karya Bersama UMKM Gandeng Dinas Perdagangan Majukan Ekonomi Kota Atlas

SEMARANG [Berlianmedia] – Seperti gayung bersambut, langkah Forum Semarang Karya Bersama UMKM (FSKB UMKM) mengunjungi Kantor Dinas Perdagangan Kota Semarang disambut hangat Kepala Dinas, Aniceto Magno Da Silva. Suasana akrab langsung tercipta ketika Suroto, pembina FSKB UMKM yang baru saja purna tugas sebagai Camat Genuk, berjumpa dengan “Bang Moy” sapaan akrab Aniceto.

Dalam pertemuan tersebut, Suroto menjelaskan bahwa FSKB UMKM merupakan wadah silaturahmi pelaku UMKM asli se-Kota Semarang, yang seluruh pengurus dan anggotanya memang memiliki usaha riil di bidang perekonomian rakyat. Ia menegaskan adanya oknum yang mengatasnamakan “Semarang Karya Bersama UMKM” tanpa embel-embel kata “Forum”, dan meminta Dinas Perdagangan untuk tidak menanggapi pihak tersebut.

Menurutnya, rapat besar organisasi telah menyepakati perubahan nama dari “Semarang Karya Bersama UMKM” (Sekarbaru) menjadi “Forum Semarang Karya Bersama UMKM” (FSKB UMKM). Harapannya, forum ini mampu menjadi wadah pengembangan kualitas SDM, peningkatan mutu produksi, dan perluasan jangkauan pasar bagi pelaku UMKM.

Baca Juga:  Subari, New Hero yang Naik Mimbar Upacara Hari Pahlawan

M. Fachri, pembina FSKB UMKM sekaligus Bendahara LPMK Kota Semarang, menegaskan bahwa bersama Suroto dan Arnaz Agung Andrarasmara, ia siap mengawal forum ini. “Dengan visi, misi, dan tujuan yang jelas, kami optimis FSKB UMKM akan membuka banyak peluang kerja sama, termasuk melaksanakan program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ketua terpilih FSKB UMKM periode 2025–2030, Aby Maulana Sudibyo, atau Abyms, mengungkapkan maksud kedatangan rombongan adalah untuk mendapat pembinaan langsung dari pemerintah melalui Dinas Perdagangan. Ia juga berharap forum ini diakui dan disahkan sebagai mitra strategis, sehingga dapat bersinergi menjalankan program-program prioritas pemerintah daerah.

Bang Moy menyambut dengan penuh semangat. “Saya sangat mengapresiasi kepedulian FSKB UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Semarang. Dalam waktu dekat, kami akan menata seluruh perkumpulan ekonomi menjadi dua kelompok utama yang dibina Dinas Perdagangan, yakni pedagang pasar dan PKL, termasuk pelaku UMKM,” ungkapnya.

Baca Juga:  Sumanto Serahkan Bantuan Ayam, Berharap Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga

Ia menambahkan, penataan lokasi strategis yang memiliki potensi ekonomi akan melibatkan FSKB UMKM, asalkan forum ini memiliki konsep yang matang. “Kami akan mengakomodir harapan pengurus FSKB UMKM agar terjadi kolaborasi saling menguntungkan untuk kesejahteraan warga,” tegas Bang Moy.

Sebagai bentuk dukungan konkret, ia bahkan merekomendasikan agar FSKB UMKM memiliki kantor sekretariat di area pasar. “Supaya komunikasi lebih mudah dan kinerja lebih maksimal,” ujarnya sambil tersenyum, menatap satu per satu tamu yang hadir.

Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama penuh keakraban. Bang Moy mengantar rombongan pengurus FSKB UMKM hingga keluar ruang pertemuan, menandai awal kolaborasi strategis demi kemajuan UMKM di Kota Atlas.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!