Erick Thohir Beserta Jajaran PSSI Tinjau Stadion Manahan

SOLO[Berlianmedia] – Ketua Panitia Penyelenggara FIFA U-20 World Cup 2023 (LOC), Erick Thohir beserta jajaran pengurus PSSI meninjau Stadion Manahan, Solo. Sebelumnya telah dijadwalkan Ketua Umum PSSI itu akan meninjau venue-venue calon penyelenggara pertandingan Piala Dunia U-20 2023.

Rencananya Stadion Manahan akan dipersiapkan menghelat laga final Piala Dunia U-20 2023 yang digelar di Indonesia, tentunya menjadi venue krusial yang butuh perhatian khusus.

Dengan status jadi penyelenggara laga final turnamen yang diikuti 24 negara, Manahan bakal jadi pusat perhatian luas dunia.
Dalam kunjungan akhir pekan ini Erick didampingi Zainuddin Amali (Menpora), Ratu Tisha (Wakil Ketua Umum PSSI), Essy Asiah (Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR), serta jajaran pengurus PSSI dan LOC. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka juga hadir dalam sesi peninjauan.

Erick Thohir mengatakan kunjungan ke Solo sangat penting dikarenakan kota Solo akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 dan rencananya selain menggelar babak penyisihan dan partai final, juga acara selebrasi penutupan Piala Dunia U-20 2023.

“Kalau di cabor sepeda ada Tour de France, yang kami lakukan Tour Stadium. Kunjungan ke Solo sangat penting mengingat kota ini tak hanya menjadi ajang babak penyisihan dan partai final, tapi juga acara selebrasi penutupan Piala Dunia,” ujar Erick Thohir seperti dilansir PSSI.org.

Baca Juga:  Percepat Penanganan Kemiskinan Ekstrem, SG Salurkan Rp 215 Juta Untuk RTLH di Jateng

Erick Thohir menambahkan, Piala Dunia U-20 sangat penting bagi Indonesia, karena event ini menjadi sebuah awalan bagi Indonesia untuk menggelar event sepakbola yang lebih besar semisal tuan rumah Piala Dunia 2024 bersama Negara-Negara Asia Tenggara lainnya.

“Kami harus memberi pendampingan dan membantu memberi solusi. Kami datang langsung karena Piala Dunia U-20 penting buat kita. Bersama negara-negara Asia Tenggara, kita mulai membicarakan proses bidding tuan rumah Piala Dunia 2034. Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 jadi ujiannya. Kita harus sukses dan serius kaitan Piala Dunia U-20, cek satu persatu. Event ini menjadi harga diri bangsa kita,” tutur Erick Thohir.

Pada akhir Februari lalu, FIFA dalam kunjungannya ke Kota Begawan memberi sejumlah catatan berkaitan dengan renovasi. Mereka meminta peningkatan kualitas rumput lapangan, penambahan anti slippery floor, dan pemasangan rumput sintetis di area sekeliling lapangan pertandingan.

Baca Juga:  TVS Motor Buka Dealer di Semarang

Selain itu, pihak Pemkot Surakarta juga diperintahkan melakukan perbaikan minor fasilitas toilet buat penonton. Tak terkecuali, kewajiban merenovasi media tribun, pembuatan kamera platform, penambahan CCTV, pembongkaran pagar tribun yang menghalangi pandangan penonton, serta penambahan flagpole.

FIFA juga menginstruksikan adanya penataan kawasan stadion, test commissioning lampu lapangan, dan perbaikan lampu area parkir plus pembuatan garis parkir. Kesemua itu dibenahi secara masif oleh pemkot dengan bantuan Kementerian PUPR.

Diyakini proses pengerjaannya bisa tuntas sebelum kedatangan FIFA pada 25 Maret.
Progres renovasi di Stadion Manahan sudah mendekati tuntas. Termasuk juga penanaman rumput lapangan yang sudah pada tahapan topdress dan penyulaman. Demikian pula pergeseran gerbang stadion sesuai permintaan FIFA.

Erick Thohir yang juga menjabat Menteri BUMN merasa puas karena Solo sangat siap untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023.

“Kami bersyukur, terlihat Solo sangat siap buat penyelenggaraan Piala Dunia U-20. Proses renovasi berjalan lancar, tinggal membereskan beberapa hal yang sifatnya minor. Seperti misalnya rumput. Pihak Kementerian PUPR menjanjikan proses perbaikannya tepat waktu. Kita berharap semuanya berjalan lancar,” ujar Erick Thohir.

Baca Juga:  Tetapkan Pokok Pikiran 2026, DPRD Jateng Soroti Kemiskinan yang Masih Tinggi

Erick juga memberi masukan terkait spot-spot sponsor di area sekitar Stadion jangan sampai bertabrakan dengan sponsor-sponsor FIFA.

“Tolong diperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan spot-spot sponsor di area sekitar stadion. Jangan sampai bertabrakan dengan sponsor-sponsor FIFA, nanti juga akan ada koordinasi dengan sponsorship dari BUMN. Kita harus menjaga sponsor-sponsor FIFA. Sementara, buat fasilitas lain saya melihat tidak ada masalah yang berarti.” tuturnya.

Sementara itu, Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka menambahkan, Kota Solo akan menjadi tuan rumah yang baik untuk gelaran event Piala Dunia U-20 2023.

“Kami siap menjadi tuan rumah yang baik,” ujar Gibran.

Erick Thohir dan jajarannya sebelumnya telah melakukan peninjauan ke Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (Palembang) dan Stadion Si Jalak Harupat pada Sabtu (11/3). Selain Solo, pada hari Minggu ini dia bakal mendatangi Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali).

Terakhir, Senin (13/3) Erick bakal memantau Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya) dan Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta). Pihak LOC berharap segala kekurangan bisa dibereskan, mengingat FIFA bakal melakukan verifikasi akhir pada 21-27 Maret.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!