Emilia Contessa Tutup Usia Akibat Serangan Jantung di Banyuwangi

BANYUWANGI [Berlianmedia] – Artis legendaris sekaligus politisi, Emilia Contessa, meninggal dunia pada Senin, 27 Januari 2025, pukul 18.00 WIB di RSUD Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh manajernya, Risna Ories, yang meminta masyarakat untuk mendoakan almarhumah. Emilia wafat akibat serangan jantung mendadak yang secara medis dikenal sebagai Acute Lung Oedema (ALO).

Menurut keterangan Koordinator Pelayanan Medis RSUD Blambangan, dr. Ayyub Erdianto, Emilia dirawat sejak Senin pagi karena keluhan sesak napas. Namun, kondisinya memburuk secara tiba-tiba pada pukul 17.00 WIB. Upaya penyelamatan telah dilakukan, termasuk rencana pemindahan ke ruang ICCU, tetapi takdir berkata lain. Emilia mengembuskan napas terakhir pada pukul 18.00 WIB setelah dilakukan resusitasi.

ALO, atau edema paru akut, adalah kondisi serius yang disebabkan oleh kegagalan fungsi pompa jantung, sehingga menyebabkan penumpukan cairan di paru-paru. Hal ini mengakibatkan sesak napas berat yang membutuhkan penanganan darurat. “Kondisi emergency terjadi saat evakuasi menuju ICCU. Meskipun sudah dilakukan penanganan intensif, nyawa beliau tidak dapat diselamatkan,” jelas dr. Ayyub.

Baca Juga:  RSI Sultan Agung Segera Menjadi Pusdiklat Standar Akreditasi Nasional Bersama LARSI

Emilia Contessa lahir pada 23 September 1957 dengan nama asli Nur Indah Citra Sukma Munsyi. Ia dikenal sebagai salah satu penyanyi legendaris Indonesia yang berkarier sejak era 1970-an. Lagu-lagunya yang populer masih dikenang hingga kini, menjadikannya ikon di dunia musik Tanah Air.

Selain berkarier di dunia hiburan, Emilia juga sempat mencoba peruntungan di dunia politik. Ia pernah mencalonkan diri dalam Pilkada Banyuwangi 2010, meski gagal. Namun, Emilia berhasil meraih kursi sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Timur periode 2014-2019. Dedikasinya di dunia politik menunjukkan komitmennya untuk mengabdi kepada masyarakat.

Kepergian Emilia menjadi kehilangan besar, terutama bagi keluarga dan para penggemarnya. Sang putri, Denada, serta kerabat dan kolega terdekat menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergiannya.

Baca Juga:  Kajati Jatim Raih Penghargaan Restorative Justice dari SPS UNAIR

Jenazah Emilia rencananya akan disemayamkan di kediaman keluarga di Banyuwangi. Prosesi pemakaman akan dilakukan pada Selasa, 28 Januari 2025. Banyak pihak yang memberikan penghormatan terakhir dan mengenang kontribusi besar Emilia di dunia hiburan dan politik Indonesia.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!