AS vs Wales, Duel Dua Tim Yang Memiliki Kedalaman Skuad Yang Hampir Mirip
Laga kedua Grup B Piala Dunia 2022 akan mempertemukan Amerika Serikat melawan Wales di Stadion Ahmed bin Ali, Selasa (22/11) pukul 02.00 wib.
Kedua tim hampir memiliki kedalaman skuad yang sama di berbagai posisi, perbedaannya mungkin skuad Amerika Serikat kali ini diisi mayoritas pemain muda bahkan dijuluki Generasi Emas Sepakbola Amerika Serikat.
The Dragons (Julukan timnas Wales) sendiri di Piala Dunia kali ini adalah tim dengan perpaduan pemain senior dan pemain muda. Tidak dapat dipungkiri kedalam skuad yang hampir mirip akan sulit diprediksi siapa nanti yang bakal menjadi pemenang.
The Stars and Stripes (Julukan Amerika Serikat) dan Wales adalah 2 tim yang diunggulkan mendampingi Inggris untuk lolos dari babak penyisihan grup, tentunya ini sebuah partai hidup mati siapa tim yang layak untuk lolos ke fase knock out.
Wales dan Amerika Serikat tidak pernah bertemu dalam ajang resmi, kedua tim ini hanya pernah berjumpa dalam ajang persahabatan sebanyak 2 kali dimana pada tahun 2003 Amerika Serikat menang dengan skor 3-0 sedangkan pada tahun 2020 kedua tim bermain imbang.
Sama-sama memainkan sepakbola dengan mengandalkan kekuatan fisik dan stamina akan menarik dilihat bagaimana Amerika Serikat yang mengandalkan Christian Pulisic dan Wales sangat berharap dengan performa Gareth Bale yang cukup sukses berkarier di Liga Amerika Serikat bersama Los Angeles FC.
Pelatih Wales Rob Page akan memainkan formasi 3-4-2-1 atau terkadang berubah menjadi 3-4-3 sedangkan anak asuhan Gregg Berhalter memainkan 4-3-3 attacking, meski terlihat berbeda dalam formasi tetapi skema permainan hampir mirip hanya Wales lebih nyaman bermain dengan memanfaatkan kecepatan kedua bek sayapnya.
Pergerakan kedua beknya Neco Williams dan Connor Roberts dalam membangun serangan dengan bermodalkan kecepatan dan umpan-umpan pendek layak diwaspadai barisan lini pertahanan Amerika Serikat yang akan dipimpin oleh Aaron Long.
Bahkan kombinasi bola pendek antara kedua bek dengan lini tengah Wales memungkinkan akan sering terjadi dengan pergerakan dari Ramsey untuk merangsek naik ke garis pertahanan Amerika Serikat.
Jika Harry Wilson dimasukkan line up utama dinihari nanti tentu juga akan menjadi tambahan sektor lini depan yang patut diwaspadai. Wilson acapkali bermain secara cut inside di sisi kiri pertahanan lawan, berkaki kidal sama dengan Bale menjadi andalannya untuk melakukan tendangan luar dari kotak pinalti.
Sedangkan rekannya yang mengisi slot kiri serangan sayap kemungkinan akan ditempati oleh Daniel James. Pemain berusia 25 tahun ini sangat mengandalkan kecepatannya untuk melakukan pergerakan di sisi sayap dan melepaskan umpan.
James sendiri lebih sering membuka ruang bagi rekan-rekannya daripada bermain cut inside dan senjata andalannya jika sudah berhasil menyisir di sisi sayap kotak pinalti lawan adalah umpan drilling cross.
Umpan mendatar yang tidak terlalu pelan yang selalu membuat ragu seorang kiper memotong bola umpan tersebut atau hanya menunggu pemain lain untuk menendang bola ke arah gawang.
Pergerakan Gareth Bale yang berfungsi sebagai striker tunggal di timnas berbeda dengan saat membela klub yang lebih sering dipasang sebagai stiker sayap hanyalah menjadi penarik bagi bek lawan.
Secara fungsinya Bale akan kembali bermain sebagai posisi aslinya, keunggulan dalam tendangan kaki kiri yang keras dan sundulan kepala patut diperhitungkan lini belakang Amerika Serikat.
Mungkin kelemahan Wales terletak di lini belakangnya hampir dengan kondisi Amerika Serikat sendiri, skuad mereka kuat di tengah dan depan tetapi berbicara lini pertahanan sampai kiper masih diragukan kemampuannya.
Perbedaannya mungkin kiper wales lebih berpengalaman dalam laga resmi maupun laga internasional, mungkin kelemahan ini akan dicoba dimanfaatkan kedua tim. Wales akan mencoba memainkan tempo cepat disertai dengan mencoba tembakan dari luar kotak pinalti.
Amerika Serikat sendiri yang memainkan sepakbola menyerang tentunya tidak hanya berharap kepada Christian Pulisic saja. Pergerakan Reyna di sisi kanan penyerang juga patut diwaspadai hampir sama dengan permainan Wilson yang lebih nyaman bermain dengan sistem cut inside.
Justru kunci permainan Amerika Serikat ada di sektor lini tengah, penempatan Weston McKennie dan Brenden Aaronson saat melakukan pergerakan determinasi dengan kecepatan lalu melakukan tendangan keras dari luar kotak pinalti patut diwaspadai lini tengah Wales.
The Stars and Stripes jarang melakukan serangan melalui umpan bola panjang, mereka lebih nyaman memainkan sepakbola indah dari kaki ke kaki, itu kenapa kedua bek sayap mereka jarang melakukan overlapping untuk membantu serangan.
Hal ini harus menjadi catatan Wales bagaimana caranya untuk membuat bek Amerika Serikat keluar dari garis pertahanan dan bisa memanfaatkan situasi tersebut saat mereka meninggalkan posnya.
Duel ini nanti akan lebih berpusat ke lini tengah, karena lini depan kedua tim akan berusaha menjadi penarik untuk membuat lini belakang melakukan kesalahan fatal.
Sedangkan Wales yang mempunyai keunggulan dalam eksekusi bola mati akan mencoba opsi tersebut jika garis pertahanan Amerika Serikat sangat rapat dan kokoh. Amerika Serikat akan bermain secara kolektivitas sebagai tim dimana bola pendek dan umpan satu dua sentuhan mendekati kotak pinalti akan seringkali dicoba.
Permainan bola panjang juga akan dicoba Wales untuk memanfaatkan keunggulan Bale dalam melakukan heading, opsinya Amerika Serikat akan mencoba sisi sayap Wales dengan memanfaatkan bek sayap dan pemain dari lini tengah.
Menarik ditunggu siapa tim yang lebih baik dalam penguasaan bola kali ini dan tim yang layak mendampingi Inggris untuk lolos ke fase knock out.


