DPRD Jateng Hadiri Serahterima Bankeu Parpol, Fokus Ciptakan Iklim Politik Kondusif

SEMARANG[Berlianmedi] –  DPRD Provinsi Jawa Tengah menghadiri acara Serah Terima Bantuan Keuangan (Bankeu) Parpol Tahap II 2024 di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Gubernur, Senin (18/11). Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh, hadir mewakili Ketua DPRD Sumanto dalam kegiatan yang dihadiri berbagai elemen pemerintahan.

Sebanyak 10 partai politik menerima bantuan keuangan ini, yang sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2018. Dana tersebut bertujuan mendukung pendidikan politik bagi masyarakat, dengan besaran bantuan yang disesuaikan dengan perolehan suara masing-masing partai.

Penyerahan bantuan ini ditandai dengan penandatanganan serah terima antara Pj. Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, dan perwakilan dari masing-masing partai politik. Sepuluh partai tersebut meliputi PKB, Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, PKS, PPP, PAN, Partai Demokrat, dan PSI.

Baca Juga:  Ketokohan Busyro dan Komaruddin dalam Sorotan Proses Pemilihan Dewan Pers

Dalam sambutannya, Nana Sudjana menekankan pentingnya peran partai politik dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas, terutama di tengah Tahun Politik ini.

“Tingkat kerawanan pilkada lebih tinggi dibandingkan pilpres. Namun, dengan kesadaran politik yang semakin baik, diharapkan partisipasi pemilu di Jateng bisa mencapai 98 persen,” ujarnya.

Total dana bantuan yang disalurkan mencapai sekitar Rp 12 miliar. Meskipun angka tersebut belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan pendidikan politik setiap parpol, Nana berharap dana tersebut dapat digunakan secara optimal.

“Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan pendidikan politik, terutama bagi pemilih pemula, serta menciptakan iklim politik yang damai dan toleran di Jateng,” ucapnya.

Nana juga menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan Bankeu Parpol harus menjadi perhatian utama. Setiap partai diharapkan dapat menyusun laporan pertanggungjawaban secara rinci dan terbuka, sehingga masyarakat dapat menilai efektivitas penggunaan dana tersebut.

Baca Juga:  Semalam Ternyata Ada Fenomena Gerhana Bulan Total Bertepatan Malam ke 14 Puasa Ramadan

“Ini bukan hanya tentang bantuan dana, tapi juga tentang komitmen bersama dalam membangun demokrasi yang sehat dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Sementara itu, Mohammad Saleh, mewakili DPRD Jateng, menyampaikan dukungannya terhadap program ini. Ia menilai pendidikan politik yang baik akan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berpartisipasi aktif dalam pemilu.

“Partisipasi politik yang tinggi hanya bisa tercapai jika masyarakat mendapat edukasi yang benar. Kami berharap parpol memanfaatkan dana ini dengan baik untuk mendidik calon pemilih, terutama generasi muda,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan BPK, Kemenkumham, KPU, Bawaslu, Badan Kesbangpol, dan beberapa OPD terkait. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menciptakan proses demokrasi yang lebih sehat dan berintegritas di Jawa Tengah.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!