Dosen Unisvet Harus Rajin Urus Kenaikan Jabatan Fungsional

SEMARANG[Berlianmedia] – Rektor Unisvet  Prof Dr Rustono MHun mengatakan, zaman sekarang  proses kenaikan Jabfa begitu mudah, tidak seperti dahulu yang harus melewati tahap demi tahap. Karena itu para dosen Universitas Ivet (Unisvet) Semarang harus tergerak dan serius mengurus kenaikan jabatan fungsionalnya (Japfa) selain menjalankan tugas mengajar dengan baik.

“Oleh karena itu para dosen harus tergerak jiwanya untuk segera menyelesaikan tugas -tugasnya dan mengajukan japfanya agar naik ke jenjang selanjutnya,” ujar Prof Rustono dalam sosialisaasi kenakian Japfa bagi dosen Unisvet di kampus Unisvet, Jl Pawiyatan Luhur Semarang 12, Rabu (28/12).

Menurutnya, semakin semangat menyelesaikan maka akan semakin cepat naik Japfanya. Agar mempermudah penyelesaian tugas – tugasnya para dosen harus sesuai dengan bidangnya atau linieritas.

Baca Juga:  Sambangi Pekalongan, Shinta Nana Ajak Kader PKK Bersama Tuntaskan Stunting

Karena itu, lanjutnya, jangan sampai menyimpang karena nanti pasti tidak akan di angap penelitiannya, misalnya dosen matematika mengerjakan penelitian tentang kesehatan tentu akan bersimpangan dan tentunya akan sia-sia pengerjaannya.

Dia menambahkan, oleh karena itu sebaiknya ikuti tatacara memperoleh Japfa dengan baik dan semua peserta yang hadir harus mengikuti  kegiatan ini hingga akhir, sehingga ilmu yang di dapatkan akan benar-benar bermanfaat.

Tahun depan, tutur Prof Rustono, diharapkan ada satu atau bahkan lebih yang bisa menjadi  guru besar. Saat ini di Unisvet ada 13 dosen yang memiliki Japfa  Lektor Kepala, diharapkan  bisa segera menjadi guru besar sehingga akan bisa menaikkan nama Unisvet.

Dia menuturkan, selain itu perguruan tinggi ini juga akan semakin dipercaya oleh masyarakat umum karena Unisvet memiliki dosen-dosen yang terbaik.

Baca Juga:  Amankan Gereja di Solo, Polda Jateng Terjunkan Personel

Sementara itu, Kepala LLDIKTI VI Bhimo Widyo Andoko mengatakan dosen merupakan pekerjaan yang sangat mulia dan pendidik yang paling tinggi.

“Tugas dosen selain menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi juga harus memiliki Japfa l, dengan demikian semakin tinggi tingkat Jabfa  maka tentu akan semakin baik kualitasnya,” tuturnya.

Menurutnya, Japfa juga merupakan salah satu elemen penting dalam penigkatan akreditasi. Bila di suatu program studi atau memiliki guru besar tentu akan menjadi nilai tambah dalam penilaian akreditasi.

Maka, lanjutnya, perlu diciptakan pacuan untuk menggerakkan dosen-dosen agar segera memiliki Japfa yang tinggi.

“Pada 2023 Unisvet akan ada pergantian rektor oleh karena itu, ini sebagai pesan bagi rektor yang baru nanti agar bisa mendorong dosen-dosennya bisa memperoleh Japfa guru besar, yang masih asisten ahli bisa segera naik menjadi lektor bahkan Lektor kepala,” ujarnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!