Dorong Indonesia Emas, dr Hayyi Ajak Pemuda Kota Semarang Wirausaha
SEMARANG[ BerlianMedia] – Ketua Majelis Pakar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Semarang dr Muhammad Hayyi Wildani mengajak pemuda Kota Semarang untuk gigih menekuni dunia usaha.
Menurutnya, hal itu sebagai salah satu langkah konkrit dorong Indonesia Emas.
“Biasanya kalau kita bicara tentang Indonesia emas itu hanya berkutat pada isu stunting, tidak banyak yang bicara sehat ekonominya,” kata Hayyi kepada wartawan Senin (3/7/2023).
“Memang benar sampai sekarang stunting masuk isu nasional, jadi perhatian pemerintah itu bertujuan agar pada kurun waktu 10 sampai 20 tahun mendatang, generasi muda kita itu sehat dan berkualitas,” imbuhnya.
Lantas menjelaskan keterkaitan isu ekonomi dengan kesehatan itu, yakni kemampuan ekonomi akan mendukung penyediaan gizi yang cukup dalam keluarga.
“Kalau sehat secara ekonomi itu kan bisa membuat menu yang sehat. Sehingga gizi yang dibutuhkan tubuh bisa tercukupi. Tentunya sehat secara ekonomi ini tidak harus kaya, tapi memiliki usaha yang cukup untuk menopang perekonomian keluarga,” paparnya.
Lanjutnya, dokter muda yang memiliki beberapa unit usaha ini siap berbagai ilmu dalam pelatihan wirausaha.
“Salah satu programnya di masa kampanye nanti adalah pelatihan wirausaha seperti usaha ayam goreng. Kan saya ada usaha dokter chicken, nanti bisa dilatih untuk mendapatkan resep khusus,” tuturnya.
“Kita akan dampingi peserta, mau menggunakan brand dokter chicken atau mau menyiapkan brand produk sendiri ya monggo saja, saya silahkan, tapi program ini nantinya akan jadi binaan Partai Persatuan Pembangunan,” paparnya.
Kendati demikian, pengurus Yayasan Cut Nyak Dien Semarang ini menegaskan bahwa tidak semua peserta pelatihan dan brand produk dampingan masuk dalam binaan PPP Kota Semarang.
“Yang perlu digarisbawahi tidak semua masuk binaan PPP. Ingat ya! Hanya peserta pelatihan di masa kampanye saja yang jadi binaan, peserta sebelum masa kampanye tidak termasuk program politik, jadi bukan binaan,” tegasnya.
“Ini sama halnya dengan program kesehatan. Kan ada program pribadi saya tiap awal bulan ada pengobatan gratis bagi lansia. Ini bukan program kampanye.
Jadi wajar kalau ada lansia yang tidak tahu saya ini sekarang bakal caleg,” terangnya.
Terkait daerah pemilihan di luar kota Semarang, ia menegaskan tidak akan menggarap luar kota lantaran hasil koordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP sudah memutuskan dirinya maju sebagai calon legislatif (Caleg) Jawa Tengah dapil 1, yakni Kota Semarang.
“Hasil koordinasi dengan DPP (PPP) sudah final, saya mendapat tugas untuk memperkuat Caleg di DPRD Jawa Tengah dari dapil Kota Semarang,” pungkasnya.


