Divisi Informasi KPU Jawa Tengah Diharap Perlu Ditingkatkan Perannya

SEMARANG [Berlianmedia]- Divisi Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah, diharapkan perlu ditingkatkan perannya dalam mensuplai data-data kegiatan untuk pemberitaan wartawan.

Hal itu disampaikan Totok, dari salah satu perwakilan Wartawan menjelang penutupan Media Gathering Refleksi Pena Menakar Pemberitaan Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2024, di Hotel Harris, Kota Semarang, Jum’at (20/12).

“Memang ada beberapa informasi kegiatan yang dishare, namun kurang lengkap data-datanya, jadi untuk bahan pemberitaan di media kurang memenuhi kebutuhan,” terangnya .

Harapannya, peran lembaga informasi (Humas) di KPU Jawa Tengah semakin ditingkatkan, sehingga wartawan dapat dengan mudah membuat artikel pemberitaan untuk sosialisasi kegiatan KPU Jawa Tengah.

Akmalia, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Tengah menerima dengan baik evaluasi yang disampaikan Totok tersebut dan akan melakukan evaluasi dan pembenahan di internalnya, sehingga dapat berjalan sesuai harapan bersama.

Baca Juga:  Ironi Pelayan Tamu Allah: Membuka Ruang Keselamatan, Menjemput Jeruji Fitnah

Cenderung Kondusif

Pada kesempatan itu Akmalia juga menyatakan, bahwa selama progres pelaksanaan Pilkada di Jawa Tengah cenderung kondusif, walaupun sebelumnya beredar kabar akan memanas, namun saat kampanye hingga selesai, debat Paslon hingga proses rekapitulasi suara cenderung aman, lancar dan kondusif.

Caption : Media Gathering Refleksi Pena Menakar Pemberitaan Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2024 yang digelar selama dua hari, Kamis-Jum’at (19-20/12), di Hotel Harris, Kota Semarang, Jum’at (20/12). Foto : Absa

“Saya sedikit bercerita, Proses Pilkada di Jateng Alhamdulillah berjalan dengan kondusif, meskipun ada dinamika yang terjadi sebelum pelaksanaan dan sesudah kampanye. Begitu juga dengan debat Paslon tiga kali debat, semua berjalan dengan aman dan kondusif,” paparnya.

Sedang untuk Sosialisasi, lanjut Akmalia, KPU Jawa Tengah bekerjasama dengan media radio, televisi dan media cetak, sedangkan untuk media daring atau media online belum bisa untuk dilakukan kerjasama sosialisasi dengan KPU Jawa Tengah.

Sehingga untuk partisipasi pemilih di Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2024 melebihi partisipasi nasional.

Baca Juga:  Komisi D DPRD Jawa Tengah Tinjau Proyek Tol Solo-Yogyakarta, Tegaskan Komitmen Keberlanjutan Pembangunan

“Bahwa partisipasi untuk Pilgub Jateng 2024 ini, melampaui partisipasi nasional, yang ada 68 persen ya, sementara kita itu ada 73 persen untuk partisipasi, meskipun jumlah surat suara tidak sah juga mengalami kenaikan, dibandingkan Pilgub sebelumnya,” ungkap Akmalia

Caption : Media Gathering Refleksi Pena Menakar Pemberitaan Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2024 yang digelar selama dua hari, Kamis-Jum’at (19-20/12), di Hotel Harris, Kota Semarang, Jum’at (20/12). Foto : Absa 

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!