Diduga Korban Pembunuhan, Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Hotel Citradream Semarang
SEMARANG [Berlianmedia]— Diduga menjadi korban pembunuhan, seorang wanita ditemukan hampir tewas di salah satu kamar di di Hotel Citradream, yang berada di Jalan Imam Bonjol, Kota Semarang, Senin (9/6).
Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian yang menghebohkan suasana tenang di hotel berbintang yang bernuansa putih itu, terjadi pada hari Senin pagi tadi.
Diketahui, Wanita yang ditemukan tersebut, berusia kisaran 29 tahun dan merupakan salah seorang warga yang ber-KTP Jakarta.
Kejadian bermula, saat dua orang laki-laki tidak dikenal datang pagi tadi ke rumah sakit dr Kariadi, menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP dr Kariadi menggunakan taksi warna biru Blue Bird, kisaran pukul 07.59 WIB dengan membawa sesosok perempuan dan meletakkan perempuan tersebut di brankar (tempat tidur dorong pasien.
Kemudian oleh perawat bersama dua orang saksi, perempuan tersebut dibawa masuk ke IGD untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, karena perempuan tersebut kondisinya mengenaskan, mengalami luka luka lecet di sekitar leher, kuku membiru, mengeluarkan darah dari mulut, tali bra putus dan turun, tanpa mengenakan celana dalam, hanya memakai celana pendek.
Kantongi Identitas Pelaku
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena kepada Wartawan melalui sambungan telepon menyampaikan, bahwa pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku.
“Insyaallah saat ini kami telah mengetahui identitas pelaku,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, jenazah korban telah menjalani proses autopsi di RSUP Dr. Kariadi untuk mengungkap penyebab pasti kematiannya.
“Saat ini jenazah telah diautopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya,” imbuhnya.
Lebih lanjut Andika menegaskan, bahwa penyelidikan masih terus berlangsung dan petugas telah menyisir area sekitar lokasi kejadian.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Tim kami di lapangan juga telah menyisir semua area,” jelasnya.
Sementara itu, Manajer Hotel Citradream, Heni, saat dimintai keterangan Wartawan enggan memberikan komentar lebih jauh terkait insiden tersebut.
“Tadi diketahui sekitar pukul 10.00 WIB. Namun mohon maaf, kami belum bisa memberi keterangan lebih lanjut dan menunggu informasi resmi dari pihak berwajib,” ujarnya singkat.


