Dana Kesejahteraan Ribuan Satlinmas di Kabupaten Semarang Rp5 Miliar Lebih

KABUPATEN SEMARANG [Berlianmedia] – Sebanyak 7.321 anggota Satlinmas di Kabupaten Semarang menerima dana insentif sebesar Rp500 ribu per tahun, dengan total anggaran mencapai Rp5,2 miliar. Penyerahan simbolis dilakukan Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, Rabu (11/6), sebagai bentuk apresiasi atas peran Satlinmas dalam menjaga ketertiban dan membantu masyarakat di berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Pemerintah Kabupaten Semarang kembali menyalurkan dana kesejahteraan bagi ribuan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), yang dahulu dikenal sebagai Hansip. Penyerahan insentif tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha di halaman Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Rabu (11/6).

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada perwakilan anggota Satlinmas yang telah didaftarkan sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan. Kedua program ini dana insentif dan jaminan sosial merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap para garda terdepan pengamanan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Baca Juga:  Dorong Insfrastruktur Desa, Semen Gresik Bangun Tebing Sungai Rp175 Juta

Para anggota Satlinmas selama ini selalu hadir di hampir setiap kegiatan kemasyarakatan. Mulai dari hajatan warga, pengamanan jenazah, hingga kegiatan resmi tingkat kabupaten. Terima kasih atas pengabdiannya, dan mohon terus membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bupati Ngesti dalam sambutannya.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, merinci bahwa insentif sebesar Rp500 ribu per orang per tahun telah diberikan sejak empat tahun terakhir. Total dana insentif tahun ini mencapai Rp3,89 miliar. Selain itu, untuk pertama kalinya, tahun 2025 ini pemerintah daerah juga memberikan perlindungan ketenagakerjaan melalui BPJS dengan anggaran tambahan sebesar Rp1,3 miliar.

Dua program ini menjadi percontohan nasional untuk perlindungan dan penghargaan terhadap anggota Satlinmas,” tegas Anang.

Lebih jauh, dalam acara tersebut turut diserahkan santunan kematian kepada 15 ahli waris anggota Satlinmas yang telah meninggal dunia. Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan itu bernilai Rp42 juta per orang, diserahkan langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.

Baca Juga:  Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Anggota Satlinmas Dilibatkan

Salah satu penerima santunan, Rukini (45), warga Desa Payungan, Kecamatan Kaliwungu, mengaku sangat bersyukur atas bantuan tersebut. Suaminya yang merupakan anggota Satlinmas meninggal dunia akibat terjatuh dari pohon durian beberapa waktu lalu.

“Bantuan ini akan saya gunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari, terutama untuk biaya sekolah dua anak saya yang masih kecil,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Program pemberian insentif dan perlindungan sosial ini menunjukkan bahwa peran Satlinmas, meski berada di level akar rumput, tidak luput dari perhatian pemerintah. Selain memperkuat peran mereka dalam pengamanan masyarakat, program ini juga memberi kepastian perlindungan bagi keluarga mereka. Kabupaten Semarang pun patut dicontoh dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata hingga ke tingkat paling bawah.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!