Bupati Rembang Tinjau Pelaksanaan Sejumlah Proyek Infrastruktur

REMBANG[Berlianmedia] – Pelaksanaan pemasangan U-Ditch untuk saluran air, di sisi kanan kiri ruas jalan Slamet Riyadi dan Desa Sumberjo, Kabupaten Rembang diharapkan dapat selesai tepat waktu. Sebab, dapat menjadi solusi permasalah muncul selama turun hujan, yakni adanya aliran air tidak lancar, yang kerap menimbulkan banjir atau genangan air.

“Saya dan khususnya warga Karangmencol RT 3 berharap, segera selesai sesuai SOP. Karena di sini kalau musin hujan, sering menggenang air, banjir,” ujar Ketua RT setempat Arif Yulianto, saat bertemu Bupati Rembang Abdul Hafidz meninjau peningkatan dan pelebaran jalan di sejumlah kecamatan, Senin (7/11).

Tak hanya jalan Slamet Riyadi atau ruas jalan selatan pasar Rembang ke selatan sampai arah perempatan Mondoteko, bupati juga meninjau pembangunan Embung Ngglebek, Kecamatan Sulang. Di wilayah itu, bupati mencermati detail embung dan perkiraan kesesuaian waktu penyelesaiannya.

Baca Juga:  Ngumpul di Solo, Ganjar, Ridwan Kamil dan Bima Arya Ngobrol Kunci Kebangkitan Pemuda

Tampak sejumlah pertanyaan dan saran dilontarkan bupati kepada pelaksana proyek. Menurutnya, pembangunan embung yang didanai dari uang pinjaman Bank Jateng senilai Rp5 miliar itu harus segera dikebut.

“Setelah kami hitung, kalau pasangannya 30 ribu kubik, maka kalau hanya lima tim, itu pasti tidak selesai. Mak, saya minta ditambah dua kali lipat, sehingga nanti dalam tempo satu bulan, clear di dalam pasangannya,” tuturnya.

Dia meyakini jika sarannya dilaksanakan, pembangunan Embung Ngglebek dapat selesai tepat waktu.

Sedangkan terkait pelebaran jalan Slamet Riyadi, bupati berharap proyek itu dapat menyelesaikan persoalan banjir ketika turun hujan.

“Kita normalisasi selokan, U-Ditch-nya baru semua. Jika tidak ada yang mengganggu, maka insyaAllah tidak ada banjir, kalau ini selesai,” ujarnya.

Baca Juga:  Peringati Hari Jadike-117, Pekalongan Gelar Festival Balon

Mengenai ruas jalan Pasar Rembang Kota sampai Pulo, pihaknya akan melakulan pengecekan. Sebab, hingga saat ini, ruas jalan tersebut belum dimulai pengerjaannya.

“Sampai hari ini belum ketemu penanggungjawabnya. Ini PPK-nya saya suruh ngejar penanggungjawabnya siapa, untuk memastikan jalan atau tidak,” tuturnya.

 

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!