Brimob Jateng Bagikan Makanan untuk Warga Terdampak Banjir

SEMARANG[Berlianmedia] – Sejumlah 3.000 paket makanan siap saji disalurkan Brimob Polda Jawa Tengah untuk warga terdampak banjir di Kecamatan Gayamsari dan Kecamatan Genuk, Kota Semarang.

Ribuan makanan tersebut merupakan hasil olahan dua mobil dapur lapangan milik Brimob yang didirikan di depan Kecamatan Genuk dan di sekitar jembatan Kaligawe, Gayamsari, Kota Semarang.

Komandan Batalyon A Satbrimob Polda Jateng, Kompol Yuniarto Asyiddiq mengatakan pemberian bantuan makanan tersebut rutin dilakukan setiap hari pada pukul 11 siang dan 17 petang.

“Makanan untuk warga terdampak, kita produksi dari dua mobil dapur lapangan di Kaligawe dan depan Kecamatan Genuk. Kita droping makanan untuk warga yang masih terjebak banjir dan belum bisa beraktivitas normal seperti biasanya,” ujar Kompol Yuniarto, Rabu (4/1).

Baca Juga:  Libur Nataru, Dishub Kota Semarang Siapkan Pospam Terpadu

Terkait kapasitas produksi dapur lapangan, Yuniarto menuturkan, dapur lapangan di Kaligawe memproduksi makanan untuk 2000 orang. Sedangkan dapur lapangan di depan Kecamatan Genuk memproduksi makanan untuk 1000 orang.

“Kita bantu warga di sekitar Kaligawe (Kecamatan Gayamsari), dan kecamatan Genuk. Droping makanan kita lakukan dengan menggunakan perahu kecil dan kendaraan roda empat. Untuk kebutuhan air warga, kami juga menyiapkan water purifier yang siap mengolah air biasa menjadi air siap minum,” tuturnya.

Yuniarto menambahkan, situasi banjir berangsur surut dan sejumlah warga sudah bisa beraktivitas.

“Kecuali sejumlah kawasan di kecamatan Genuk khususnya Kelurahan Trimulyo,” ujarnya.

Berdasar pantauan petugas, situasi genangan air di beberapa wilayah Kecamatan Genuk masih cukup tinggi hingga selutut orang dewasa.

Baca Juga:  Sido Muncul Bersama Polri Gelar Operasi Katarak Gratis Untuk 200 Mata di Jakarta

Staf Humas Polda Jateng, AKBP Anita, yang melakukan dokumentasi dan pemantauan langsung di lokasi mengatakan situasi di sekitar kantor kecamatan Genuk masih tergenang air dan kegiatan masyarakat berjalan lancar.

“Meskipun demikian, ada beberapa warga yang masih dibantu menggunakan perahu,” ujar Anita saat berinteraksi dengan sejumlah ibu-ibu warga.

Sementara Camat Genuk, Suroto, menambahkan, kondisi 13 kelurahan wilayahnya sempat lumpuh total empat hari lalu. Namun situasi membaik dan air berangsur surut.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah bersama warga untuk menanggulangi banjir, termasuk dengan menggunakan pompa air.

“Kondisi membaik meski belum sepenuhnya normal. Saat ini dapur umum masih didirikan di 6 kelurahan ditambah posko milik kecamatan untuk meng-cover kebutuhan warga. Kami dibantu dapur umum dari Brimob untuk kebutuhan warga yang masih membutuhkan nasi bungkus,” ujarnya.

Baca Juga:  PDM Muhammadiyah Salatiga Akan Bangun Rumah Sakit

Aksi tanggap yang dilakukan aparat mendapat sambutan baik tokoh masyarakat Genuk bernama Sutrisno.

Dia mengapresiasi sinergitas aparat di wilayahnya yang mendirikan pos bantuan dan melakukan droping makanan bagi warga terdampak banjir

“Sudah ada kunjungan pejabat termasuk walikota, yang meninjau langsung kondisi banjir di Genuk. Warga juga berterima kasih pada kecamatan, TNI-Polri termasuk dukungan Brimob di wilayah kami,” tuturnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!