Arnaz: Profesionalisme Organisasi Mampu Tingkatkan Prestasi 750 Atlet Kota Semarang
SEMARANG[Berlianmedia] ā Lolosnya 750 atlet Kota Semarang ke Porprov 2023, merupakan cerminan keberhasilan pengelolaan organisasi di berbagai cabang olahraga yang baik.
Ketua Umum KONI Kota Semarang Arnaz Agung mengatakan profesionalisme dalam pengelolaan tata usaha dan keuangan menjadikan para atlet lebih fokus saat bertanding.
āBayangkan kalau organisasinya tidak professional, bagaimana para atlet bisa concern bertanding. Prestasi atlet selaras sejajar dengan pengelolaan organisasi yang akuntabel,ā ujarnya dalam Bintek Penatausahaan Keuangan di Semarang, (30/11).
Karena itu, tutur Arnaz, semua organisasi olahraga baik KONI maupun Pengkot/Askot harus melakukan perencanaan yang matang.
Baik dalam menggelar kejuaraan maupun mengirimkan atlet atau juga pengadaan peralatan.
Setelah itu, lanjutnya, efisiensi anggaran juga perlu dilakukan dengan melakukan skala prioritas.
āKONI Kota Semarang berhasil melakukan efisiensi sehingga kami dapat meningkatkan jumlah maupun nominal atlet PSE, termasuk memberikan asuransi untuk atlet,ā tutur Arnaz.
Arnaz mengharapkan, para pengurus IOCO juga melakukan perencanaan strategis (renstra) sebagai arah program pelatihan dan pengembangan atlet ke depan.
āIni perlu sebagai salah satu langkah pengendalian dan monev anggaran serta program kerja,ā ujarnya.
Dia berharap, ke depan para pengurus IOCO tidak lagi menemui kesulitan saat melakukan SPJ.
Dengan sistem pelaporan yang valid dan akuntabel, dia optimis profesionalisme dalam pengelolaan olahraga di Kota Semarang akan tercapai.
Begitu pula dengan prestasi atlet juga akan terwujud seiring kebanggaan yang dihadirkan bagi Kota Semarang.
Sekum KONI Kota Semarang Teguh Setyono menambahkan Bintek Penatausahaan Keuangan ini bermaksud meningkatkan literasi keuangan sistem pelaporan yang baik bagi IOCO.
āKami tentu tidak ingin melihat para pengurus IOCO bolak-balik ek KONI untuk konsultasi bersama Tim Satgas. Bintek ini mengajarkan semuanya terkait pelaporan keuangan,ā tuturnya.


