PLN Siap Salurkan Listrik 50.2 MVA Untuk Industri

SEMARANG[Berlianmedia] – PLN berkomitmen mendukung pertumbuhan industri di Jawa Tengah dan DIY serta siap untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi para pengembang bisnis dengan kualitas andal dan harga yang kompetitif.

Salah satu langkah nyata dari komitmen tersebut, PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY melaksanakan MoU dengan PT Jawa Tengah Lahan Andalan dan PT Aneka Gas Industri untuk penyaluran tenaga listrik dengan total daya 50,2 Mega Volt Ampere (MVA) pada Jumat (2/12) lalu.

Penandatangan MoU  dilakukan oleh General Manager PLN UID Jawa Tengah dan DIY dengan Direktur PT Aneka Gas Industri, Agus Purnomo dan Direktur PT Jawa Tengah Lahan Andalan Andi.

Dalam MoU tersebut tertuang bahwa PLN akan menyalurkan listrik 23,2 Mega Volt Ampere (MVA) pada plant baru PT Aneka Gas Industri yang berlokasi di Kawasan Industri Terpadu Batang. Plant tersebut berpotensi menjadi pabrik dengan kapasitas produksi gas industri terbesar di Indonesia dengan perkiraan produksi 150 – 200 ton per hari.

Baca Juga:  Agustina: PAUD dan Literasi Jadi Gerbang Strategis Menuju Generasi Emas 2045

Selain itu, PLN juga menyatakan kesiapannya dalam mendukung kawasan industri dari PT Jatengland Industrial Park Sayung (JIPS) yang berlokasi di Demak. Dalam kawasan industri yang memiliki lahan seluas 300 hektar ini akan disalurkan listrik dengan total daya 27 Mega Volt Ampere (MVA).

AB Wahyu Jatmiko Kepala PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DI Y mengatakan PLN hadir untuk memenuhi kebutuhan listrik sehingga pelaku industri dapat fokus pada bisnisnya.

“Melalui MoU ini PLN berharap membuka pintu investasi sebesar-besarnya di provinsi Jawa Tengah dan DIY, dimana PLN selalu siap menyediakan kebutuhan listrik sesuai keperluan Pelanggan. Silakan melakukan bisnis dan berinvestasi dengan nyaman, urusan listrik serahkan pada PLN,” ujar AB Wahyu Jatmiko.

Di lain sisi, Pemerintah Jawa Tengah melalui Kepada Dinas ESDM Jawa Tengah, Sujarwanto menyambut baik kolaborasi PLN dengan pelaku industri sebagai penopang perekonomian di Jawa Tengah.

Baca Juga:  Penerimaan Pajak DJP Jateng I Capai Rp20,14 Triliun

“Pertumbuhan perekonomian Jawa Tengah masih berada di atas 5% sehingga mari kita terus bersinergi dan berkarya mendukung perekonomian Jawa Tengah untuk turut menopang ekonomi nasional,” tutur Sujarwanto.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!