Mengabdi Lewat Karya, Riny Sely Jadikan Modelling Sebagai Jalan Bermanfaat bagi Perempuan Semarang

SEMARANG [Berlianmedia]– Perjalanan karier Riny Sely, sapaan akrab Pendiri dan Pemilik Semarang Modelling School atau sekolah model Semarang, yang berlokasi di Kawasan Tanah Mas, Kota Semarang, dalam dunia modelling kini memasuki babak baru.

Berangkat dari keinginan untuk terus berkarya dan memberi manfaat, mantan model di era tahun 1980an -1990an bernama lengkap Riny Adriana Sely itu menegaskan, bahwa dunia modelling baginya bukan lagi sekadar panggung atau sorotan kamera.

Ilmu yang dimiliki, kini diarahkan sepenuhnya untuk memberdayakan perempuan, membuka peluang belajar dan menghadirkan ruang yang lebih manusiawi bagi ibu-ibu di Kota Semarang, agar tetap percaya diri dan aktif di usia berapa pun.

“Sekarang saya sudah tidak memikirkan harus berpesta atau tampil glamour. Fokus saya adalah berbagi ilmu, memberdayakan perempuan secara sosial dan membuat Semarang semakin maju lewat fashion dan kegiatan sosial lainnya,” tegasnya di sela kegiatan sosial berbagi KCC, Jalan Sisingamangaraja, Kota Semarang, Selasa (9/12).

Baca Juga:  Delay Umrah Lion Air dan Krisis Tanggung Jawab
Riny Sely berfoto bersama siswa modelling anggota KCC usai perform di S2, Jalan Sisingamangaraja, Kota Semarang, Selasa (9/12). Foto : Dok Absa

Sebelumnya, alumni Fakultas Ekonomi Undip tahun 1988 itu bermimpi terhadap perkembangan fashion di Kota Semarang, dengan memberdayakan ibu-ibu usia 50 tahun ke atas, agar tetap percaya diri, aktif dan fashionable.

“Dulu saya pernah bilang, saya ingin mengajar ibu-ibu yang usianya sudah 50 tahun ke atas supaya tetap bisa fashionable. Kota Semarang juga bisa lebih maju fashion-nya,” tutur Top Model tahun 1980an.

Bergabung dan Didukung KCC

Untuk mewujudkan visi dan mimpinya tersebut, putra ke empat dari 8 bersaudara pasangan Jusuf Sely, SH dan Tety Rosita itu bergabung di Kawi Community Care (KCC) dan memperoleh dukungan penuh dari organisasi sosial yang dipimpin oleh Nancy Halim sebagai ketua.

Dikatakan pula, komunitas sosial yang menaungi 100an anggota, yang mayoritas perempuan karier, pengusaha, hingga istri-istri pengusaha yang memiliki jiwa sosial tinggi tersebut, memberikannya kesempatan nyata untuk berkarya lebih bermanfaat, mengembangkan program pelatihan modelling yang inklusif, terutama bagi ibu-ibu usia 50 tahun ke atas.

Baca Juga:  Korban Pengeroyokan Meninggal Dunia di Muktiharjo Kidul Diduga Telah Direncanakan
Berfoto bersama keluarga bahagia, Suami serta ketiga Putra Putrinya. Foto : Dok Ist

“Saya ingin sekali melihat ibu-ibu tetap fashionable dan Kota Semarang lebih maju fashion-nya,” harap Putri Pendiri Sekolah Bethesda Semarang ini bersemangat.

Anggota KCC, lanjut mantan Top Model Jawa Tengah kelahiran 13 Oktober itu, tidak hanya sekedar berkumpul, namun memiliki semangat sosial dan setiap bulan KCC menyalurkan bantuan ke beberapa lembaga sosial dan panti asuhan.

“Rencananya, ulang tahun pertama KCC tahun depan, akan dirayakan dengan beberapa kegiatan sosial, mulai gelaran charity fashion show berskala besar, angklung, yoga, dancing dan beberapa kegiatan lainnya. Acara ini diproyeksikan menjadi wadah aktualisasi sekaligus aksi sosial untuk membantu lebih banyak pihak,” ungkap Istri warga berkebangsaan Belgia bernama Jos Christoffels, yang berprofesi sebagai Consultan Tribu furniture di Kota Semarang.

Baca Juga:  Kakanwil BPN Jateng Lantik Lima Pejabat Administrator

Dari hasil pernikahannya, Riny Sely memiliki tiga buah hati, yaitu dua laki-laki bernama Peterico Eugene dan Jeff Christoffels serta Putri bungsu bernama Aubry Christoffels.

Melalui komitmen berkarya, kepedulian sosial dan keberanian membuka ruang untuk perempuan usia matang,  Manager Dharma Wisesa Entertainment berharap, langkah kecil ini dapat menjadi inspirasi bersama, bahwa setiap perempuan selalu punya kesempatan untuk tumbuh dan bersinar, kapan pun dan di usia berapa pun.

Absa

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!