Jelang Hari Jadi Sragen, Yuni Lanjutkan Tradisi Ziarah Lokal Ke Makam Pelaku Sejarah
SRAGEN[Berlianmedia] – Jelang Hari Jadi Kabupaten Sragen, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati melakukan ziarah ke makam para pemimpin pendahulu dan pelaku sejarah Kabupaten Sragen.
“Hari ini kita berziarah ke makam sejarah berdirinya Kabupaten Sragen. Jadi jangan melupakan sejarah. Dan nanti kita akan berziarah ke makam Bupati Sepuh yang sedo mendahului kita. Tahun ini agak berbeda, kita tambah satu yaitu Bapak Srinadi, kemarin kita temukan makamnya ternyata ada di Solo. Kita sudah cek setahun belakangan ini dan tanya dengan keluarganya. Ternyata memang betul,” ujar Yuni saat di Makam Butuh Plupuh, Rabu (24/5).
Menurutnya, Bupati Srinadi menjabat pada 1973 – 1974. Mereka yang meletakkan sejarah adalah orang-orang penting yang membangun Kabupaten Sragen.
Selain Srinadi, Pemkab Sragen akan melacak dan menggali sejarah bupati yang lain.
“Insyaallah jika ada lagi pasti kita akan ziarahi. Sepanjang masih dalam jangkauan, pasti akan kita ziarahi para Bupati sepuh itu. Berharap kita semua mengingat jasa mereka dan mendoakan semoga diberikan kelapangan kuburnya dan diampuni segala dosa-dosanya,” tutur Yuni.
Rangkaian safari ziarah Hari Jadi ke-277 Kabupaten Sragen Bupati dan Wakil Bupati serta Forkopimda Sragen, diawali dengan mengunjungi Taman Makam Pahlawan Hastana Manggala Manding Sragen, di mana makam tersebut merupakan makam para pejuang Kemerdekaan Negara Indonesia mulai dari pejuang rakyat, angkatan bersenjata hingga para veteran.
Makam selanjutnya adalah Makam Sukowati di Dukuh Kragan, Desa Pengkol, Kecamatan Tanon yang merupakan makam Pangeran Mangkubumi yang berperang melawan Belanda dan meninggal serta dimakamkan di lokasi tersebut.
Lokasi ketiga Makam Butuh di Kecamatan Plupuh, yaitu makam dari Joko Tingkir dan ayahandanya Ki Ageng Butuh yang merupakan Adipati kedua Kadipaten Pengging, Kabupaten Boyolali. Namun akhirnya memilih untuk tinggal di Desa Gedongan, dan di situlah asal mula Dukuh Butuh. Selanjutnya, rombongan menuju makam Kolonel Srinardi Bupati Sepuh yang menjabat 1973-1974, di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bakti Surakarta, serta makam Pilang Payung Prampalan (kecamatan Masaran) di mana terdapat makam KRT Kartowiryo Bupati Pertama Sragen, Makam KRT Wiryo Diprojo (Bupati ke-2) dan KRNTP Sumonegoro (Bupati ke-3).
Selanjutnya, mereka ziarah ke makam Bupati Sragen periode 1990-2000 Kol Art (Purn) HR Bawono, di Pasarean Keluarga, Duyungan Jetak Kecamatan Sidoharjo.
Diteruskan berziarah di makam Ki Srenggi yang berlokasi di Kelurahan Nglorog Kecamatan Sragen. Ia merupakan seorang panglima perang dan Sunan Amangkurat di Kartasura yang bernama asli Tumenggung Alap-alap.
Safari ziarah ditutup dengan mengunjungi makam SI Sragen yaitu merupakan salah satu makam/TPU tertua di Kabupaten Sragen.
Terdapat makam Bupati ke delapan, R Suprapto Wiryosaputro (1950-1959), Bupati ke sembilan M Mustajab (1959-1967) dan Mantan Ketua DPRD Sragen Drs Soebono.


