Polisi Lumpuhkan Tiga Pelaku Perampokan Cilacap
SEMARANG[Berlianmedia] – Tim gabungan Polres Cilacap dan Jatanras Polda Jawa Tengah berhasil meringkus kawanan perampok bersenpi yang beraksi di Cilacap pada Senin (27/3) lalu.
Pelaku ditangkap dibanten dan dua ditangkap diperbatasan Lampung dan Palembang setelah diburu selama tiga hari.
Petugas terpaksa melumpuhkan ketiga pelaku yang terdiri dari Sugiyono, Buwang dan Iwan dengan tembakan di kaki.
Mereka ditembak karena mencoba kabur saat dibawa untuk menunjukkan barang bukti kejahatan di daerah Oku, perbatasan Lampung dan Palembang.
Perburuan diawali dengan ditangkapnya tersangka bernama Buwang di daerah Tangerang, Banten. Dari Buwang, petugas berhasil mendeteksi keberadaan dua tersangka lain yakni Sugiyono dan Iwan yang bersembunyi di sebuah rumah di daerah Oku, perbatasan Lampung dan Palembang.
“Anggota kami terpaksa melumpuhkan ketiganya karena mencoba kabur dan mendorong petugas saat diminta mencari barang bukti di daerah Oku,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Polisi Johanson Ronald Simamora, Minggu (2/4).
Penangkapan Sugiyono dan Iwan dilakukan secara ekstra hati-hati karena keduanya membawa senjata api yang sempat digunakan melukai korbannya di Cilacap.
“Awalnya yang ditangkap Buwang di daerah Banten, kita kembangkan dapat Sugiyono dan Iwan di Oku,” tutur Johanson.
Sementara pelaku Sugiyono mengaku mendapat senjata api meminjam dari rekannya untuk melakukan aksinya.
“Dulu waktu saya sebelum masuk ke buruh kapal saya pinjem sama temen saya pak, belum saya pulangin, nggak beli, nyewa, 2019 saya kena Undang Undang Darurat setelah kedapatan bawa Senpi, baru keluar 2 bulan ini,” ujar sugiyono di Mapolda Jateng, Minggu (2/4).
Sedangkan pelaku Iwan mengaku, semua yang merencanakan aksi perampokan Sugiyono dan Buwang.
“Mereka berdua awalnya, saya diajak karena kurang satu,” tutur Iwan.
Keberhasilan ungkap kasus perampokan di Cilacap langsung disambut Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfhi
“Berkali-kali sudah saya peringatkan, jangan beraksi di Jawa Tengah kalau tidak mau berhadapan dengan anak-anak kami di Resmob dan Jatanras,” ujat Kapolda.
Sebelumnya, kawanan perampok menyatroni sebuah toko yang ada di Desa Kaliwungu, Kedungreja, Cilacap pada Senin (27/3) lalu.
Dalam aksinya, pelaku menodongkan senjata api dan menembak dua warga yang ada di sekitar toko sehingga berhasil menggasak uang senilai Rp100 juta.
Baru kabur beberapa meter, pelaku yang mengendarai motor inipun kembali ke toko sambil melepas tembakan untuk menakuti warga dan akhirnya masuk ke toko membawa komputer data rekaman CCTV kemudian kabur. (sap)


