Madura United Taklukan PSIS, Meski Diwarnai Insiden Satu Pemain Pingsan
SEMARANG[Berlianmedia] – Tim PSIS Bermain di kandang sendiri melawan tamunya Madura United tak mampu membuahkan hasil. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Jatidiri PSIS Semarang, Selasa (7/3) harus takluk dari tim tamu Madura United dengan skor 2-1.
Kedua gol tamu dicetak oleh Beto Gonzalves pada menit ke-13′ dan Ricky Ariansyah menit ke-90′-2.
Dalam pertandingan tersebut pencetak gol kedua Madura United Ricky Ariansyah sempat tak sadarkan diri usai mencetak gol. Pertandingan sempat terhenti, karena Rian panggilan akrab Ricky Ariansyah saat mencetak gol berbenturan dengan pemain PSIS Farrel Arya.
Menanggapi insiden tersebut, Pelatih PSIS Gilbret Agius setelah pertandingan berdoa dan berharap agar segera lekas membaik.
“Saya berharap pemain Madura United segera sembuh dan bermain lagi,” ujar Gilbert Agius saat jumpa pers usai pertadingan itu.
Menanggapi kekalahan PSIS Semarang atas Madura United, Gilbert Agius mengatakan sebenarnya PSIS Laskar Mahesa Jenar bisa mendapatkan hasil yang positif.
“Jelas, saya kecewa dengan hasil pertandingan ini. Seharusnya kami bisa mendapatkan kemenangan,” tutur Gilbert Agius.
Sementara itu, salah satu pemain PSIS, Delfin Rumbino yang juga hadir di sesi jumpa pers sangat kecewa dengan hasil pada pertandingan ini. Dia dan para permain lainnya akan melakukan evaluasi dan lebih bekerja keras agar pertandingan selanjutnya bisa meraih hasil maksimal.
“Pertandingan saya kecewa dengan hasilnya kami akan berusha memperbaiki dan mengevaluasi untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Delvin
Dari kubu Madura United Asisten Pelatih Madura United Rahmat Basuki setelah pertandingan tidak ingin menanggapi hasil pertandingan. Dia lebih fokus menanggapi insiden yang menimpa pemainnya.
“Kami sepakat untuk tidak ingin mengomentari jalannya pertandingan ini. Kami lebih ingin mengomentari kejadian yang menimpa pemain kami,” tutur Rahmat.
Rahmat mengapresiasi para pemain PSIS yang sigap saat insiden yang menimpa Ricki Ariansyah terjadi.
“Kami dan para pemain Madura United memberikan apresiasi dan respek yang sangat tinggi kepada pemain-pemain PSIS yang langsung bereaksi saat insiden terjadi,” ujar Rahmat.
Namun, dia memberikan kritiknya kepada tenaga medis yang dianggapnya lamban dalam menangani insiden
“Saya mengkritisi tim medis yang terkesan lambat dalam merespon insiden dan bahkan ada beberapa peralatan yang tidak lengkap,” tuturnya.
Rendi Oscario penjaga gawang Madura United pers berharap agar rekan setimnya itu dapat segera pulih dan kembali merumput bersama dalam waktu cepat.
“Kita dan para pemain lain berharap agar insiden yang menimpa Rian, Rian bisa segera sembuh dan bisa kembali lagi bersama kami. Dan kami selalu menunggu kabar baik untuk perkembangan Rian,” ujar Rendi.
Atas kekelahan ini, Laskar Mahesa Jenar berada di peringkat ke 10 klasemen, sementara Madura United berada di peringkat 5 klasemen BRI Liga 1 2022/202.


