Serius Kelola Sampah, Kabupaten Kudus Raih Penghargaan Adipura

JAKARTA[Berlianmedia] – Atas kerja keras dan inovasi dalam mengelola sampah, Pemerintah Kabupaten Kudus berhasil menyabet penghargaan Adipura 2022.

Bupati Kudus Hartopo menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang ikut berjibaku menjaga lingkungan, baik dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pihak swasta, dan utamanya warga Kudus.

“Ini kita raih dengan gotong royong dan kerja bersama. Maka untuk itu, saya dedikasikan penghargaan ini untuk seluruh warga Kudus. Matur nuwun, sudah ikut membantu Pemkab,” ujar bupati seusai menerima penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Siti Nurbaya, di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Selasa (28/2).

Dia mengatakan beragam upaya dalam mengelola sampah telah dilakukan. Mulai dari penggenjotan program buang sampah dibayar dengan sampah (Busadipah), bank sampah unit desa, program kampung iklim, hingga diterbitkannya Peraturan Bupati Kudus Nomor 66 Tahun 2019, tentang Pengurangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai.

Baca Juga:  Gunakan Sepeda Motor, Kapolres Semarang Patroli dialogis Cegah Aksi Premanisme

Tak berhenti di situ, lanjutnya, secara humanis pihaknya merangkul seluruh stakeholder, seperti PT Djarum untuk ambil bagian mengelola sampah. Mengingat, PT Djarum punya pusat pengomposan berkapasitas 50 ton per hari.

Selain itu, tutur Hartopi, warga Kudus diajak untuk menanam pohon dan diberikan edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan. Bahkan, pihaknya juga telah menyiapkan ratusan bibit tanaman. Semua itu dilakukan, agar alam lestari dan target Kudus zero waste pada 2030 bisa dicapai.

Pada kesempatan itu, bupati mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan, minimal peduli akan sampah. Dimulai dari hal kecil, seperti memilah sampah dari rumah.

“Adanya penghargaan ini harus membuat kita semua semakin peduli dengan kebersihan lingkungan. Manfaatkan sampah jadi barang berguna dan bisa didaur ulang. Bisa kita mulai dengan pilah sampah dari rumah,” tuturnya.

Baca Juga:  Jaringan XL Axiata Siap Dukung F1 Powerboat di Danau Toba

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus Abdul Halil menambahkan, masyarakat Kudus patut berbangga dengan diperolehnya piala Adipura. Mengingat, hanya ada 152 kota/kabupaten dari 463 wilayah yang menerima penghargaan tersebut.

“Capaian ini bukan hal yang mudah. Hanya ada 152 daerah saja di Indonesia yang bisa meraihnya. Sudah selayaknya kita bersyukur dan bangga, kerja keras ini membuahkan hasil,” tuturnya.

Sebagai informasi, Pemkab Kudus akan menggelar Kirab Adipura pada Rabu (1/3) siang. Prosesi kirab dimulai dengan apel penerimaan Piala Adipura, kemudian diarak keliling Kota Kretek.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!