760 Mahasiswa Baru Unisvet Ikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Tahun Akademi 2023/2024
SEMARANG[Berlianmedia] – Universitas Ivet(Unisvet) Semarang menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) yang diikuti 760 mahasiswa baru program studi D3 dan S1 tahun akademi 2023/2024 yang tersebar di fakultas.
Rektor Unisvet Semarang Dr Tri Leksono PH SKom MPd Kons mengatakan kegiatan ini berlangsung selama 3 hari, Senin – Rabu (18-20/9) di kampus yang berlokasi di kawasan Bendan Duwur Semarang ini.
“Kegiatan PKKMB tahun ini mengusung tema culture nature for great future agar mahasiswa baru bercita cita ikut membangun budaya dan pola fikir yang sehat,” ujar Tri Leksono seusai
membuka PKKMB di gedung Sportorium Unisvet , Senin (18/9)
Menurutnya, pergeseran karakter anak muda yang berlangsung saat ini, seiring dengan perkembangan zaman perlu dibentengi dengan pendidikan moral dan etika. Diharapkan pendidikan di kampus ini dapat membangun kepribadian yang baik bagi para mahasiswa.
Maka, lanjutnya, Unisvet berupaya nembangun mindset mahasiswa agar mampu berfikir positif, baik itu dari pola perilaku, sikap dan budaya. Melalui kampus ini budaya positif akan terus dibangun, karena kampus merupakan wahana yang tepat untuk penguatan budaya akademik mahasiswa.
Dia menambahkan, melalui pembentukan karakter positif di perguruan tinggi ini, nantinya ketika mereka sudah lulus, diharapkan sikap, pola pikir dan perilaku menjadi lebih baik lagi, ini menjadi bekal untuk berkontribusi dalam
membangun bangsa.
“Pengembangan karakter positif dan kompetensi mahasiswa di perguruan tinggi yang telah terbangun, ketika sudah lulus mereka bisa menatap masa depan menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.
Kepada panitia PKKMB Unisvet, tutur Tri Leksono, dilarang keras melakukan perploncoan terhadap mahasiswa baru. Karena PKKMB sejatinya diselenggarakan untuk mengetahui dan mengembangkan bakat dan minat para mahasiswa baru agar mereka bisa mengembangkan potensi diri di kampus.
“PKKMB ini merupakan orientasi yang bagus untuk mendukung upaya perubahan budaya dan kebiasaan mahasiswa, dari kebiasaan ketika mereka masih duduk dibangku SMA menjadi kebiasaan masyarakat perguruan tinggi,” ujarnya.


