396 Siswa Klas X SMA Negeri 4 Semarang Siap Ikuti Kemah Mandiri

SEMARANG[Berlianmedia] – Kepala SMA Negeri 4 Semarang sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (KaMabigus) Pramuka SMA Negeri 4 Wiwin Sri Winarni SS mengatakan, sebanyak 396 peserta didiknya yang tergabung dalam ambalan Setiabudi-Malahayati siap mengikuti kegiatan Perkemahan Pendidikan Karakter (kemah mandiri).

“Kegiatan kemah mandiri 2022 berlangsung selama dua hari jumat – sabtu (14-15/10) dilaksanakan di sekolah. Ke depan kembali akan dilaksanakan di Barak Bantir Sumowono, Kabupaten Semarang,” tuturnya sesaat rapat koorsinasi jelang pelaksanaan kemah mandiri.

Ia menambahkan, kali ini kita syukuri pelaksanaan kemah di laksanakan di lingkungan sekolah.Tujuan pramuka sudah tertuang dalam dasa darma pramuka mewujudkan profil pelajar pancasila, kalau di pramuka dasa darma nantinya dapat kita wujudkan menjadi pramuka yang cinta alam yang menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga:  Pemkab Demak Dorong Peningkatan Kualitas Tembakau Petani

“Anak pramuka itu cinta lingkungan dengan menunjukkan setelah usai kemah semua bersih tidak ada sampah berserakan, kembali bersih seperti semula,” ujarnya, Kamis (13/10).

Kita tunjukan pramuka itu kuat, lanjutnya, semua peserta sehat jasmani maupun rohani. Maksudnya jangan sampai usai melaksanakan perkemahan mandiri selama dua hari, esoknya saat aktifitas pelajaran tidak ada yang absen, dengan berbagai alasan, tetap masuk seperti semula kembali mengikuti pelajaran.

Sementara itu Ketua Gugus Depan Pramuka SMA Negeri 4 Semarang, Sunarto,M.Pd mengaku pihaknya sudah mempersiapkan untuk pelaksanaan kemah mandiri mulai besok jumat.

Dilaksanakannya perkemahan mandiri bertujuan untuk mengimplementasikan pendidikan karakter menuju ke profil pelajar pancasila,” ujarnya

Anak anak yang tergabung dalam Dewan Ambalan dinilai sudah mampu mengimplementasikan melalui praktik dasa darma pramuka.

Baca Juga:  Astra Daihatsu Gandeng Mobbi, Gelar Trade In Festival

Kami berharap perkemahan mandiri besok sesuai program   ketua panitia beserta jajajrannya,mengingat pramuka menjadi soko guru dalam mengimplementasikan pendidikan karakter,”  tegas Sunarto.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!