14.853 Personel Gabungan Siap Amankan Jateng Selama Libur Nataru

SEMARANG[Berlianmedia] – Sebanyak 14.853 personel gabungan akan diterjunkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah selama libur Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan sebanyak 14.852 personel itu terdiri dari 9.110 personel dari aparat Kepolisian, 1.222 dari prajurit TNI, serta 4.520 personel dari Pemprov Jateng maupun pemerintah kabupaten/kota.

Menurutnya, nantinya 14.853 personel tersebut akan disiagakan menyambut libur Nataru di Jawa Tengah, mulai 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024.

“Operasi Nataru dilaksanakan terhitung mulai 22 Desember 2023 sampai 2 Januari 2024. Jadi 12 hari ini adalah timeline yang ditentukan Mabes Polri,” ujar Kapolda dalam Rakor Forkopimda “Menjaga Kondusifitas dan Pengendalian Inflasi Wilayah Jawa Tengah Menjelang Perayaan Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024” di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Rabu (6/12).

Baca Juga:  Gelar Pengaturan Arus Lalu Lintas Pagi Hari, Personel Ops Lilin Candi 2025 Polres Jepara Berikan Pelayanan kepada Masyarakat

Dia menambahkan, 14.853 personel gabungan itu akan bersiaga di ratusan pos yang akan dibentuk selama Nataru. Ada sebanyak 211 pos pengamanan, 50 pos pelayanan, dan 17 pos terpadu yang tersebar di 35 kabupaten/kota se-Jateng.

Adapun objek pengamanan yang akan dijaga selama libur Nataru 2024 meliputi gereja, bandara, terminal, pelabuhan, stasiun, pusat perbelanjaan, objek wisata, dan objek tahun baru.

Menurutnya, personel gabungan beserta pos-pos yang dibentuk menjadi langkah menjaga kondusivitas serta keamanan dan ketertiban. Dia berharap warga Jateng bisa  menikmati liburan Nataru 2024 dengan aman dan menyenangkan.

“Kegiatan masyarakat kita pada saat Natal dan Tahun Baru, kita harus menjamin keamanannya dari kegiatan-kegiatan yang kontra produktif baik terorisme kelompok radikal dan lainnya,” tuturnya.

Baca Juga:  Koramil 03/Gringsing Berbagi Kebahagiaan dengan Takjil di Bulan Ramadhan

Sementara itu, Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana menuturkan, sejumlah ancaman yang berpotensi mengganggu kondusivitas wilayah saat Nataru. Seperti perkelahian warga, razia atribut natal, hingga pencurian pada rumah kosong.

“Kemudian penggunaan petasan berbahaya, serta potensi gangguan kemananan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di masa kampanye, karena memang nataru ini bersamaan kampanye sedang berjalan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Nana mengingatkan pentingnya langkah antisipasi untuk meredam potensi gangguan saat perayaan Nataru. Seperti melakukan pengamanan di tempat ibadah, objek wisata, maupun objek vital lainnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!