Sumantri Salah Satu Pedagang Bendera Musiman asal Jawa Barat Bertahan dari Gempuran Online Shop

SEMARANG [Berlianmedia] –  Menyambut perayaan HUT Kemerdekaan RI Ke-79 2024 banyak yang dilakukan warga guna memeriahkannya dengan menggelar berbagai kegiatan baik yang bersifat sosial maupun bersifat hiburan mengadakan berbagai lomba serta jalan santai baik ditingkat Rt hingga Instansi Pemerintah ataupun swasta.

Salah satu momentum yang mewarnai kemeriahan yang jatuh di bulan agustus setiap tahunnya diantaranya maraknya pedagang musiman memajang bendera, umbul umbul yang dijual dipinggir jalan jalan protokol. Mereka memang pedagang musiman yang menjajakan pernak pernik

Mereka memang pedagang musiman jualan pernak pernik penghias hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, tiap tahun mereka datang ke kota lumpia ini, mereka biasa datang menjajakan dagangannya mulai pertengahan bulan Juli sampai menjelang hari Proklamasi.

Sumartri (54) asal Sukabumi Jawa Barat, Minggu (28/7) saat ditemui dilokasi menggelar dagangannya ditrotoar depan SMK Theresiana Kampung Kali atau jalan Kartini yang merupakan tempat jualan musiman tiap tahunnya.

Baca Juga:  Unissula akan Buka Program Pendidikan Dokter Spesialis

“Kami datang bersama 26 orang naik bus, tiap tahun kita jualan di Semarang, saya dari 2019 sudah jualan disini,” ujar Sumantri

Menurut Sumantri ada ratusan pedagang musiman dari Jawa Barat yang berjualan seperti dirinya, Jawa Tengah terutama kota Semarang, Ungaran, Ambarawa, Salatiga bahkan sampai Kediri dipilih karena antusias warganya dalam merayakan Kemerdekaan berbeda dengan daerah lain.

“Saya sudah dagang hampir sepulau jawa, dari mulai Jakarta, Bandung dan lainnya, di Semarang cara merayakan Agustus berbeda, disini sangat meriah, mereka memasang bendera dan umbul-umbul sampai masuk kampung, satu kampung dengan kampung lainnya saling berlomba,” ucapnya

Menurutnya kalo daerah lain yang ramai hanya dipinggir jalan saja, tapi didalam kampung sepi, tapi kalau dijawa (jawa Tengah dan Jawa Timur.Red) itu ramai dan meriah.

Baca Juga:  Pastikan Situasi Tetap Kondusif, Aparat Gabungan di Jepara Kembali Gelar Patroli Skala Besar

Tapi para pedagang musiman saat ini sedih karena harus bersaing dengan penjualan berbasis on line, omzetnya menurun sangat drastis.

“Tahun kemarin 2023 saya hampir 1 bulan hanya laku 4 bendera dan 2 umbul-umbul, mereka pada beli melalui online shop, sedang pedagang seperti kami berjuang sampai luar kota untuk mencari rejeki, harapan kami ada orang yang beli ditempat kami bisa langsung melihat kwalitas barang yang dibeli.” harapnya

Dia juga menyampaikan bahwa di Semarang masih menjadi lokasi favorit untuk berjualan pernak-pernik tersebut bersama puluhan teman-temannya.

“Semoga tahun ini ramai, meriah, saya berharap dagangan saya laku, syukur bisa habis, seperti waktu covid-19 tahun 2021 – 2022 kemarin, dagangan saya ramai dibeli masyarakat, dan bisa pulang membawa rejeki buat keluarga dirumah”. ujarnya

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!