SMA Negeri 6 Semarang Gelar Parade Ekstrakurikuler di Puncak MPLS

SEMARANG [Belianmedia]- Di tahun ajaran baru 2024, SMA Negeri 6 Kota Semarang menggelar Parade Ekstrakurikuler atau sosialisasi kegiatan ekstra yang ada di sekolah, kepada siswa siswi baru yang sudah daftar ulang, di lapangan serba guna SMA Negeri 6, Jalan Ronggolawe, Kota Semarang, Kamis (25/7).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Dra Rusdiyanti mengatakan, bahwa Parade Ekstrakurikuler itu merupakan puncak kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru, di SMA Negeri 6 Kota Semarang.

Parade Ekstrakurikuler yang meriah tersebut, bertujuan untuk menarik potensi minat dan bakat serta kreativitas siswa siswi di luar jam pelajaran resmi yang diterapkan di sekolah.

“Dalam Parade Ekstrakurikuler ini, anak-anak memperkenalkan 30 ekstrakurikuler yang dapat dipilih oleh para siswa. Dari jumlah tersebut, ekstrakurikuler olahraga seperti badminton dan futsal serta band (musik), menjadi yang paling banyak diminati. Hampir semua ekstrakurikuler berhasil menarik minat para siswa baru, yang jumlah totalnya tahun ini ada 432 murid kelas X,” ujar Dra. Rusdiyanti saat ditemui di ruang kerjanya

Baca Juga:  Sambut HUT Ditpolairud Gelar Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Panjang Jepara

Di SMA 6, lanjutnya, untuk ekstrakurikuler yang paling banyak diminati menggunakan sistem seleksi, karena banyaknya peminat yang mendaftar, sedangkan guru pengampu ekstrakurikuler yang diminati tersebut terbatas.

“Salah satu contoh Paskibraka dan Futsal, yang menggunakan seleksi bagi yang minat ikut ekskulnya. Seperti Futsal, yang daftar 70 sampai 100, tapi yang diterima hanya 25-30 saja, karena keterbatasan guru pengampunya,” terang Dra. Rusdiyanti.

Penampilan salah satu ekstrakurikuler yang ada di SMA Negeri 6 Kota Semarang di Lapangan Serbaguna, Kamis (25/7). Foto : Dok

Dengan adanya ekstrakurikuler di SMA 6, lanjutnya, pihak sekolah selalu memberikan support atau dukungan kepada anak didiknya dalam hal kelonggaran jam pelajaran.

“Walau secara financial dari pihak sekolah tidak memberikan dukungan, namun support tetap kami berikan kepada anak didik dalam hal kelonggaran jam pelajarannya. Ijin-ijin untuk mengikuti lomba-lomba di luar sekolah,” ungkap Dra. Rusdiyanti.

Baca Juga:  Berdayakan Kampung Kedungpoh, PLN Tanam 4000 Pohon Pakan Lebah

“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat lebih memahami lingkungan sekolah serta menjalin hubungan yang baik dengan kakak kelas. Ekstrakurikuler juga diharapkan dapat menjadi sarana bagi siswa untuk mengeksplorasi potensi mereka,” tutup Rusdiyanti.

Berperan Aktif

Ketua panitia MPLS, Nana Kirani R mengatakan, MPLS ini di selenggarakan bersama 62 anggota panitia dari OSIS dan memberikan apresiasi terhadap siswa baru, sangat berperan aktif untuk menyukseskan acara tersebut.

“MPLS yang berlangsung selama tiga hari mencapai puncaknya hari ini, di mana para siswa baru diberikan wawasan tentang lingkungan sekolah dan kesempatan untuk berinteraksi dengan kakak kelas mereka,” kata Nana yang masih duduk di kelas XI MIPA 2 itu.

Sebanyak 26 ekstrakurikuler, lanjutnya, membuka stand untuk menarik minat siswa baru. Di antara ekstrakurikuler yang ada, terdapat beberapa yang baru, seperti tenis lapangan, di samping futsal, voli dan paskibra. Harapannya, semua ekstrakurikuler dapat terisi penuh dan membantu siswa menemukan serta mengembangkan minat dan bakat mereka.

Baca Juga:  Upaya Kurangi Emisi, PLN Paparkan Penggunaan Biomassa PLTU

“Ya kebetulan semua ekstrakurikuler yang ada di sini (SMA 6, red) semua terisi peminatnya. Ya minimal ada 10 siswa yang ikut,” terang Nana.

“Kami berharap, adik-adik dapat berinteraksi lebih mandiri dengan kakak kelasnya dan dapat mengapresiasikan kreatifitasnya di sekolah,” harap Nana.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!