Sekda Kota Semarang Mengaku Belum Dengar Kegaduhan Oknum Ormas Diduga Arogan ke Camat
SEMARANG [Berlianmedia]- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang mengaku, belum mendengar dan belum terima laporan, terkait kegaduhan oknum Ormas yang diduga melakukan arogansi dan dugaan pemerasan kepada Camat-camat di Kota Semarang.
Pernyataan Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin itu disampaikan kepada Wartawan, usai menghadiri syukuran 8 tahun Kantin Kebajikan di Gd Boen Hian Tong/Rasa Dharma, Jalan Gang Pinggir 31 Kota Semarang, Selasa (30/4).
“Sampai saat ini kok belum ada laporan ya, dari teman-teman Camat kepada Saya. Tetapi ya jangan dibuat rame lah, Saya kira itu hanya salah pengertian saja. Sampai hari ini Saya belum terima informasi itu,” ujarnya.
Keberadaan Ormas, lanjut Iswar, harusnya tidak perlu membuat gaduh, tetapi harus bisa menjaga kondusifitas dan diharapkan juga bisa bersama-sama dapat bersinergi untuk membangun Kota Semarang menjadi lebih baik dan semakin hebat.
“Ya kita jaga Kota Semarang, Ormas ya taati aturan, kita bareng-bareng membangun Kota Semarang menjadi semakin hebat,” pesannya mengakhiri.
Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa Ormas yang tergabung di dalam Ali Semar (Aliansi Semarang Rembug) menyatakan, dalam waktu dekat akan menemui Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, untuk membuat situasi Kota Semarang kembali kondusif.
Hal itu dilakukan untuk menyikapi pernyataan Ketua Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu ( FKSB) Kota semarang H. AM Juma’i, yang mengecam adanya oknum ormas di Kota Semarang yang diduga melakukan pressure ancaman kepada para camat di Kota semarang dengan meminta sejumlah uang, yang dimuat di beberapa media online.
“Tujuan kami dalam waktu dekat akan menemui Wali Kota Ibu Ita, agar situasi Kota Semarang ini kembali kondusif. Karena dengan pernyataan adanya dugaan arogansi oknum ormas itu, antar ormas di Kota Semarang saling curiga dan bahkan menimbulkan saling fitnah,” terang Doni Sahroni, di Jalan Tegalsari Barat, Semarang, Senin, usai waktu sholat ashar (29/4).
Sebelumnya, anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang H Supriyadi, juga mendesak Ketua FKSB Kota Semarang agar segera mengungkapkan, nama-nama oknum Ormas yang diduga melakukan dugaan pemerasan terhadap Camat-camat di Kota Semarang, agar situasi Kota Semarang tidak mengalami kegaduhan dan tetap kondusif.
“Ya kami berharap, Mas Jumai itu tegas. Kalau memang memiliki data nama-nama oknum Ormas yang diduga melakukan pemerasan terhadap Camat-camat di Kota Semarang, segera diungkap saja agar situasi tetap kondusif. Kalau hanya mengeluarkan pernyataan seperti itu di media online malah menimbulkan kegaduhan, teman-teman Ormas saling curiga dan saling tuduh,” kata mantan Ketua DPRD Kota Semarang itu, Rabu (24/04/2024).


