Refleksi 2024 dan Resolusi 2025, FKSB dan Kesbangpol Perkuat Persatuan untuk Kemajuan Semarang

SEMARANG [Berlianmedia] – Dalam upaya memperkuat persatuan dan kolaborasi di Kota Semarang, Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) bersama Kesbangpol Kota Semarang menggelar acara doa bersama dan refleksi tahun 2024 sekaligus merumuskan resolusi untuk tahun 2025 yang dihadiri berbagai tokoh dan puluhan pengurus FKSB berlangsung di RM Tanjung Laut Semarang, Minggu (29/12).

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua FKSB Kota Semarang, Dr. AM Jumai, SE.MM, Ketua FKUB Kota Semarang, Dr In’am Muzahiddin Plt. Kepala Kesbangpol Kota Semarang, Joko Hartono, S.STP., M.Si., Ketua Forum Jateng Gayeng, Ahmad Robani Albar, SH., MH., serta Sekretaris MUI Kota Semarang, Dr Amin Farih.

Plt. Kepala Kesbangpol Kota Semarang, Joko Hartono, S.STP.M.Si dalam sambutannya, menggarisbawahi pentingnya refleksi terhadap pencapaian di tahun 2024, terutama dalam konteks dinamika politik yang terjadi sepanjang tahun.

Baca Juga:  FKSB dan Polrestabes Semarang Sepakat Perang Lawan Kreak, Balap Liar dan Perjudian

“Tahun 2024 adalah tahun penuh tantangan, mulai dari Pemilu Presiden dan Pileg pada Februari hingga Pilkada pada November. Perbedaan dukungan dan pandangan adalah hal wajar dalam demokrasi, namun yang terpenting adalah bersatu kembali setelah semua proses politik selesai. Dengan persatuan, kita dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa pelantikan kepala daerah pada Februari 2025 mendatang menjadi momentum untuk memulai babak baru dalam membangun Kota Semarang sebagai ibu kota Jawa Tengah.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ormas memiliki peran strategis sebagai mitra yang sejajar untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif. Dengan adanya Perda Pemberdayaan Ormas, kami terus berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan masyarakat,” ujar Joko.

Sementara itu, Ketua FKSB Kota Semarang, Dr. AM Jumai, SE.MM, menegaskan bahwa kegiatan refleksi dan resolusi ini merupakan wujud sinergi antara FKSB, FKUB, dan FPK untuk memperkuat peran ormas sebagai mitra pemerintah.

Baca Juga:  Capaian Pengunjung MPP Rembang Lampaui Ekspektasi

“Ormas tidak berdiri sebagai oposisi, melainkan mitra produktif pemerintah. Kebijakan yang baik perlu kita dukung, sedangkan kebijakan yang kurang tepat harus kita luruskan dengan pendekatan komunikasi yang konstruktif,” katanya.

Jumai juga menyoroti pentingnya evaluasi dan optimalisasi kinerja FKSB selama masa kepengurusan periode 2023-2026.

“Hubungan harmonis yang telah terjalin selama 13 tahun antara FKSB dan Kesbangpol merupakan modal besar untuk terus membangun Kota Semarang. Kami akan memaksimalkan potensi ini untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Acara ini diakhiri dengan doa bersama, sebagai simbol harapan agar tahun 2025 menjadi tahun yang penuh dengan kemajuan, persatuan, dan kesejahteraan bagi seluruh warga Kota Semarang.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!