Ratusan Ekor Sapi Kurban Disembelih Baznas Jateng Dibikin Kornet

SEMARANG [Berlianmedia]- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah, melakukan penyembelihan hewan kurban berupa 116 ekor sapi pada Idul Adha 1446 Hijriah. Untuk memudahkan distribusi, daging hewan qurban itu diolah menjadi kornet.

Ketua Baznas Jateng, Ahmad Darodji mengatakan, pengolahan daging sapi menjadi kornet menjadi bentuk alternatif pemenuhan protein gizi masyarakat. Sebab, olahan kornet dinilai punya daya tahan lebih lama.

“Distribusi daging ini untuk peningkatan gizi masyarakat,” ujarnya saat penyembelihan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH), Kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kota Semarang, Sabtu (7/6).

Dari sisi distribusi, lanjutnya, olahan kornet juga lebih menghemat biaya transportasi, dibandingkan masih dalam bentuk daging beku. Selain itu, secara kuantitas jumlah hewan kurban yang diterima Baznas Jateng tahun ini, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, terdapat 88 ekor sapi kurban. Jumlah tersebut mampu diolah menjadi lebih dari 100 ribu kaleng daging kornet.

Baca Juga:  Bupati Batang Faiz Kurniawan Buka TMMD Sengkuyung Tahap IV Desa Wringin Ngintung

Produk itu diserahkan dalam bentuk puluhan ribu paket sembako, kepada masyarakat terdampak bencana alam dan warga kategori miskin. Selain itu juga disalurkan kepada ribuan warga di desa dampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jateng.

“Pada tahun ini, dari 116 ekor sapi kurban, diestimasikan mampu diolah menjadi 150 ribu -160 ribu kaleng daging kornet,” imbuh Darodji.

Terpencil, Terluar, Tertinggal

Ketua Baznas RI, Noor Achmad mengatakan, pengalengan daging sapi kurban disasarkan juga ke wilayah 3T, yakni terpencil, terluar, dan tertinggal.

“Belum tentu saudara kita di sana merasakan daging. Sehingga daging kaleng merupakan hal mewah dan sangat bermanfaat,” terangnya.

Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno juga mengatakan, program pengolahan daging sapi menjadi kornet ini merupakan tahun kedua. Ia mengapresiasi dukungan Baznas untuk penanganan stunting, kemiskinan, dan pemenuhan kebutuhan protein masyarakat.

Baca Juga:  Laba Sido Muncul Bakal Terkoreksi Akibat Kenaikan Harga Bahan Baku

“Terima kasih atas dukungan Baznas. Masalah kekurangan protein masyarakat kita juga butuh perhatian. Anak-anak kita butuh konsumsi protein yang cukup,” kata Sumarno.

Inisiasi pengolahan daging kornet itu, lanjutnya, diharapkan menjadi solusi dalam pemerataan distribusi daging kurban untuk masyarakat.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!