Polres Semarang Amankan Belasan Remaja yang Hendak Perang Sarung

KABUPATEN SEMARANG [Berlianmedia]- Diduga hendak melakukan perang sarung disaat menjelang Sahur di bulan Ramadhan, belasan remaja diamankan Polres Semarang di 2 lokasi berbeda pada Selasa dini hari (4/2).

Hal ini disampaikan langsung Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy SIK. MSi., saat memberikan arahan langsung kepada puluhan remaja di Mapolres Semarang pada Selasa malam.

Didampingi Wakapolres Kompol Erwin Chan Siregar SH. SIK. MH., dan Kasat Reskrim AKP M. Aditya Perdana STK, SIK., Kapolres Semarang menyampaikan, bahwa kejadian terjadi di wilayah Kecamatan Sumowono dan Kecamatan Ungaran di waktu hampir bersamaan.

“Dua kejadian terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Untuk di wilayah Sumowono, Polsek Sumowono mengamankan 4 orang. Sedangkan di wilayah Ungaran, Polsek Ungaran mengamankan 15 orang remaja,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kementerian ATR/BPN Ambil Peran Strategis untuk Sukseskan International Conference on Infrastructure 2025

Pihaknya juga menyampaikan, bahwa tidak ada senjata tajam, maupun sarung yang berisikan benda tumpul saat diamankan oleh jajaran Polres Semarang.

Dari keterangan yang dihimpun, para remaja yang diketahui berusia 13 tahun hingga 16 tahun dan masih duduk di bangku sekolah menengah pertama hingga menengah atas itu, melakukan kegiatan perang sarung karena alasan iseng di saat menunggu waktu Sahur.

“Alasan mereka melakukan ini karena iseng, dan ajakan dari teman temannya untuk melakukan perang sarung,” imbuh Kapolres.

AKBP Ratna juga menyampaikan, kepada para remaja akan dilakukan pembinaan, dengan disaksikan oleh para orang tua yang juga hadir di Mapolres Semarang.

Pihaknya berkomitmen bersama masyarakat Kabupaten Semarang, untuk bersama sama mencegah terjadinya perilaku menyimpang pada remaja salah satunya perang sarung.

Baca Juga:  Serahkan Pagu Anggaran Khusus Pemdes, Bupati Ingatkan Pedoman Pelaksanaan

“Kami apresiasi kepedulian warga, peran Bhabinkamtibmas dan patroli Polsek jajaran. Dimana saat warga mengetahui maupun mencurigai adanya kelompok remaja yang berkumpul tanpa tujuan, langsung menginformasikan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat. Serta peran Patroli sebagai langkah antisipasi terjadinya tindakan remaja yang mengganggu kamtibmas.,” tegasnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!