Perlu Gerakan Politik Santun, Berintegritas dan Bermartabat Menuju Politik 2024
SEMARANG[Berlianmedia] – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang menggelar interaktif talk show dengan tema “Gerakan Politik Santun Menuju Politik 2024 Yang Berintegritas dan Bermartabat” di Hotel Aston Inn, Semarang, Selasa (30/4).
Dalam interaktif talk show ini menghadirkan Walikota Semarang Ir.Hj.Hevearita Gunaryati Rahayu sebagai Keynote Speech dan narasumber Sekretaris PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana, Ketua Departemen Politik dan Ilmu Pemerintahan Fisip – Undip Dr.Nur Hidayat Sardini, S.Sos, M.Si, Ketua Bawaslu Semarang Arief Rahman, SH, MH dan Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang Drs. Sapto Adi Sugihartono, MM dengan moderator Joko Hartono, S.STP, M.Si.
Walikota Semarang yang akrab disapa dengan Mbak Ita itu mengatakan kebijakan pemerintah mempengaruhi politik secara langsung atau tidak langsung dalam peran serta masyarakat dan pentingnya kesadaran berpolitik tinggi khususnya generasi muda.
“Peran serta atau partisipasi masyarakat dalam politik secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi kebijakan pemerintah. Lebih dari dua dekade setelah reformasi 1998 tonggak perubahan sekaligus proses politik telah menghasilkan beberapa pencapaian penting. Paling tidak sekarang masyarakat tak lagi acuh situasi perpolitikan di Indonesia,” tutur Ita.
Meski demikian, lanjutnya, dalam pencapaian itu tidak bisa dipungkiri masih terdapat berbagai rintangan dalam proses demokrasi. Maka pendidikan politik sangat penting untuk menghubungkan demokrasi dan kesejahteraan.
“Khususnya bagi anak-anak muda merupakan hal penting, bila ikut pendidikan politik generasi muda akan memiliki kesadaran berpolitik tinggi.” ujar Ita.
Sedangkan Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang Sapto Adi Sugihartono menjelaskan, tema “Gerakan Politik Santun Menuju Politik 2024 Yang Berintegritas dan Bermartabat” mempunyai makna bahwa untuk pemilu besok kita harus memilih pemimpin yang berintegritas tinggi dan bisa membawa negeri ini lebih jaya lagi.
“Untuk itu dalam mensukseskan pemilu nanti pemerintah tetap bersinergi dengan seluruh komponen yang ada. Kepada penyelenggara pemilu pemerintah menugaskan bawaslu, kpu dan mencoba memfasilitasi agar pemilu berjalan lancar melalui penyediaan anggaran, sarana dan prasarana. AKan tetapi kita harus menjadi pemilih yang cerdas agar bisa memilih pemimpin yang mempunyai karakter, program kerja yang jelas sehingga betul-betul yang diharapkan oleh pemilih atas dasar pengetahuan dan keyakinan pemilih itu sendiri.” tutur Sapto.
Sementara itu Sekretaris Partai Gerindra Kota Semarang Joko Sunaryo menambahkan, pada Pemilu 2024 di Kota Semarang nanti kita selalu mempunyai hubungan baik dengan partai yang lain dan membangun komunikasi agar pemilu nantinya kembali berlangsung aman dan kondusif.
“Pada intinya interaksi dialog ini hanya normative-normatif saja untuk berpartai dengan santun dan bermartabat seperti seharusnya. Kan sebelumnya seperti di pemilu 2019 maupun 2014 kota semarang aman-aman saja dan tidak seperti terjadi permasalahan di kota-kota yang lain. Jadi harapan kami dari pertemuan ini untuk menyikapi hal tersebut harus bijak dan cerdas.” ujar Joko.


