Irwan Hidayat: Orang Mau Berbuat Sesuatu Untuk Penderita Kanker Sangat Luar Biasa
SEMARANG[Berlianmedia] – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tb kembali menunjukkan sikap mulianya dengan memberikan bantuan kepada perjuangan para orang tua anak penderita kanker sebesar Rp300 juta melalui Yayasan Kasik Anak Kanker Indonesia (YKAKI), setelah sebelumnya juga memberikan bantuan yang sama.
Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban keluarga penderita penyakit kanker dan bisa untuk membiayai pengobatan kanker seorang, mengingat saat seorang anak didiagnosa menderita kanker, dipastikan akan membuat hati orang tua akan hancur, karena ada banyak biaya yang harus dikeluarkan untuk berjuang melawan penyakit tersebut.
Belum juga biaya lain, akomodasi, penginapan dan keperluan lainnya akan menjadi beban orang tua yang memperjuangkan sang anak untuk sembuh dan sehat kembali.
Bantuan itu diserahkan langsung Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat kepada Ketua YKAKI Semarang Vita Mahaswari seusai melihat pagelaran kasih “Forever You and Me” di Teather Lim Liang Peng Karangturi, Semarang, Selasa malam (19/9).
Panggung Pagelaran Kasih bertajuk You & Me Forever yang digelar di Teater Liem Liang Peng Sekolah Nasional Karangturi itu, menjadi panggung solidaritas sosial bagi anak-anak penderita kanker.
Digagas oleh seorang pemerhati kanker, Nancy Halim, Pagelaran Kasih mengajak dan mengetuk setiap hati untuk berpartisipasi membantu dan peduli pada anak – anak penderita kanker di Indonesia, khususnya anak – anak yang tinggal di Rumah Singgah YKAKI Cabang Semarang.
“Forever You and Me terinspirasi dari kisah perjuangan anak – anak dengan kanker yang merasa sendiri dan berbeda dengan anak – anak yang lain. Kita sebagai insan yang berjiwa sosial hendaknya kita menemani perjuangan mereka dalam proses pengobatan,” ujar Nancy Halim.
Ketua YKAKI Semarang Vita Mahaswar sangat berterima kasih dengan bantuan dari Sido Muncul. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi anak penderita kanker dan keluarganya.
“Bantuan Sido Muncul ini akan sangat meringankan beban penderita kanker dan keluarganya, karena tidak harus bolak balik dari rumah ke rumah sakit, tetapi dapat tinggal di rumah singgah YKAKI Semarang,” tuturnya
Sementara itu, Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat Irwan mengatakan pihaknya sangat prihatin dengan kondisi anak penderita kanker. Masalahnya, mereka harus berjuang melawan penyakit tersebut dengan biaya yang sangat besar. Tidak hanya biaya pengobatan, tetapi juga biaya akomodasi, penginapan dan lainnya yang sangat besar.
“Saya setiap kali melihat orang sakit akan selalu merasa sakit, karena saya waktu kecil sering sakit,” ujar Irwan yang pernah mengalami phobia karena sakit yang lama.
Menurut Irwan, pengurus YKAKI yang terlibat dalam perjuangan penderita kanker untuk sembuh dinilai lebih dari segalanya, sehingga patut mendapatkan apresiasi. Mereka bekerja dengan baik dan memberikan semangat penderita kanker dan keluarganya untuk sembuh.
Irwan mengaku belajar dari sang istri yang menjadi kerabat kerja Madame Theresa yang melaksanakan tugasnya bukan untuk mengobati dan menyembuhkan, tetapi untuk mencintai. Menurutnya tugas pengurus YKAKI sama dengan Madame Theresa yakni mencintai dan mengasihi.
“Tugas saya bukan mengobati atau menyembuhkan, tapi mencintai. Seperti yang disampaikan Bunda Teresa, kehadirannya lebih untuk mencintai mereka yang sakit, bukan sekadar mengobati atau menyembuhkan,” tutur Irwan.
Irwan menilai sesorang yang mau berbuat sesuatu untuk penderita kanker ini sangat luar biasa. Tugas mereka itu bukan menyembuhkan atau mengobati, tetapi mencintai.
Irwan juga mengajak para donatur untuk membantu rumah singgah khususnya bagi pasien kanker, agar dapat meringankan beban para orang tua pasien.
Murni Dayanti orang tua anak penderita leukimia bernama Elang Said dari Batam Kepulauan Riau, mengaku sangat terbantu dengan YKAKI. Murni menuturkan sempat binggung, ketika anaknya harus di rujuk ke RSDK Semarang.
Biaya untuk bolak-balik Semarang Batam sangat besar, sedangkan biaya penginapan sangat mahal, sedang kondisi anaknya tidak memungkinkan untuk bolak- balik Semarang-Batam.
Berkat bantuan dokter yang merawat Elang menunjukan rumah singgah YKAKI, hingga kini tidak harus bolak balik lagi karena bisa menginap di rumah singgah YKAKI, gratis dan mendapat makan serta fasilitas lainnya yang baik.
Murni berharap anaknya cepat sembuh dan bisa berkumpul lagi dengan keluarga di Batam.
Senada Harianti orang tua Hakim Setiawan yang menderita kanker akibat terbentur pintu yang membuat benjolan tumor di kepalanya, dan kini sudah mulai mengecil merasa sangat terbantu dengan adanya rmah singah YKAKI.
“Saya berharap Hakim segera sembuh.Saya sangat berterima kasih pada YKAKI karena telah membantu dan memberikan fasilitas yang baik selama pengobatan Hakim Di RSDK. Semoga YKAKI makin maju,” ujarnya.


