Grand Panorama 3 Incar Segmen Menengah Atas

SEMARANG[Berlianmedia] –  PT Sedaya Utama Sejahtera melakukan pengembangan perumahan baru, Grand Panorama 3 yang berlokasi di daerah Pudak Payung Kota Semarang.

Proyek ini merupakan pengembangan tahap ketiga, setelah pada tahap pertama membangun Grand Panorama 1 dan Grand Panorama 2, serta pada tahap kedua membangun Cluster Grand Valley.

Realisasi pengembangan Grand Panorama 3 ditandai dengan Ground Breaking atau peletakan batu pertama yang dilakukan pada Minggu (2/10).

Direktur sekaligus Owner PT Sedaya Utama Sejahtera Agus Budi Darmawan mengatakan, Grand Panorama 3 ini merupakan perluasan dari Grand Panorama 1 dan 2 yang sudah dikembangkan sebelumnya.

“Pada tahap ketiga Grand Panorama 3 akan kita bangun 66 unit rumah dengan luas lahan 1 hektare,” ujarnya, disela Ground Breaking.

Agus Budi Darmawan berharap proyek pengembangan rumah Grand Panorama berjalan lancar dan diminati konsumen.

Baca Juga:  Libatkan Perguruan Tinggi, Taj Yasin Optimis Stunting di Jateng Cepat Turun

“Mohon support semuanya baik perbankan, developer lainnya dan warga Grand Panorama, semoga penjualannya laris,” tuturnya.

Menurutnya, pada soft launching hingga kini Grand Panorama 3 sudah membukuman pemesanan dari konsumen sebanyak 18 unit atau sekitar 30%. Ditargetkan, penjualan hingga akhir tahun ini mencapai 50% dan sisanya diharapkan bisa terjual semua pada tahun depan.

“Hari ini kita peletakan batu pertama, perizinan juga sudah lengkap semua, seperti kalau sebelumnya IMB sekarang namanya PPG (Persetujuan Perizinan Gedung) untuk Grand Panorama 3 ini sudah clear semua, sudah lengkap,” ujarnya.

Dia menambahkan, Grand Panorama 3 dijual dengan kisaran harga Rp500 juta hingga Rp800 juta per unit.

Dengan rumah satu lantai Grand Panorama 3 ini mengincar segmen middle up atau menengah keatas. Untuk fasilitas nantinya ada joging track kolam renang, taman play ground untuk bermain dan mushola.

Baca Juga:  Lion Air Kembali Layani Penerbangan Umroh Langsung Solo-Jeddah

“Designnya yang lebih terkini, seperti limasan atapnya berbeda dari sebelumnya, sudah disesuaikan dengan design yang terbaru,” ujarnya.

Ketua REI Komisariat Semarang Ahmad Arifin meuturkan senang ada anggotanya yang melakukan pengembangan proyek perumahan.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!