Gilang Juragan 99 Mengaku Hanya Sebagai Investor Arema
SURABAYA[Berlianmedia] – Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana atau lebih popular dengan sebutan Juragan 99 menghadiri panggilan penyidik Polda Jatim untuk diperiksa sebagai saksi dalam tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (27/10).
Gilang diperiksa selama hampir 5 jam lebih. Gilang masuk ke ruang penyidik di Ditreskrimum Polda Jatim sekitar jam 13.00 WIB lebih hingga sampai pukul 19.00 WIB dengan didampingi Manajer Tim Arema FC Ali Rifki
“Intinya hari ini saya dimintai tambahan keterangan itu yang pertama,” ujar Gilang, Kamis (27/10).
Gilang mengatakan perannya di Arema FC hanyalah sebagai sponsor dan investor. Dia juga mengaku tak mendapatkan keuntungan apapun.
“Yang kedua, posisi saya di Arema saya sebagai sponsor. Kemudian Saya sebagai investor dan tidak ada dana yang masuk sama sekali di saya,” tuturnya.
Gilang menambahkan posisinya bukan owner Arema FC dan dia tidak mau menjawab perihal teknis manajemen Arema FC.
“Terus untuk urusan manajerial Arema, silakan tanya sendiri ke owner, silakan ke direksi,” ujar Gilang yang juga dikenal sebagai Juragan 99 tersebut.
Tragedi Kanjuruhan terjadi pada 1 Oktober lalu usai laga Arema vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan. Tercatat 135 korban meninggal dunia akibat Tragedi Kanjuruhan.
Tragedi Kanjuruhan ini juga mendorong Pemerintah bereaksi dengan membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF). TGIPF sudah menyelesaikan tugasnya dan menerbitkan sejumlah rekomendasi pada pihak-pihak yang terkait.


