Doa dan Muhasabah Bersama: Wujud Kepedulian Ormas terhadap Kota Semarang
SEMARANG[Berlianmedia] – Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) di Kota Semarang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) menggelar kegiatan Doa dan Muhasabah Bersama, sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan, keamanan, dan kesejahteraan Kota Semarang. Kegiatan berlangsung khidmat di Pendopo Makam Ki Ageng Pandanaran, Selasa (4/11).
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pembina, pengurus, dan pimpinan ormas se-Kota Semarang, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota Semarang, antara lain Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang,Bambang Pramushinto, Camat Semarang Selatan, Ronny Tjahyo Nugroho, Lurah Mugassari, dan para tokoh masyarakat.
Kegiatan diawali dengan pembukaan doa dan dilanjutkan dengan sambutan Ketua FKSB Kota Semarang, AM Jumai, yang menegaskan pentingnya sinergi antarormas dalam menjaga kerukunan dan memperkuat peran sosial di tengah masyarakat.
“FKSB hadir sebagai wadah komunikasi dan koordinasi antarormas untuk bersama-sama menjaga kondusivitas serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kota Semarang,” ujarnya.
Selanjutnya, Pembina FKSB, Kota Semarang, Aris Pandan, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran ormas dalam mendukung terciptanya masyarakat yang damai, harmonis, dan berdaya.
Ia mengajak seluruh ormas untuk terus bersatu dan berkolaborasi dalam mewujudkan Semarang yang semakin baik dan sejahtera.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang, Bambang Pramushinto menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan FKSB yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketenteraman dan ketertiban masyarakat.
“Doa dan muhasabah ini merupakan cerminan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang patut diapresiasi. Sinergi antara pemerintah dan ormas sangat penting untuk menjaga stabilitas di Kota Semarang,” ungkapnya.
Pada sesi tausiyah disampaikan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang, KH Fahrurrozi, yang memberikan pesan moral tentang pentingnya doa, kepedulian sosial, serta kolaborasi lintas organisasi dalam membangun masyarakat yang beriman, berdaya, dan sejahtera.
Doa bersama dipimpin secara bergantian oleh para tokoh lintas ormas, yaitu Sunjoksan (LDII Kota Semarang), Najib Nachrowi (Ketua Mathla’ul Anwar Kota Semarang), dan Asyrofi Azis (Sekretaris PCNU Kota Semarang).
Kebersamaan para tokoh lintas ormas ini menjadi simbol nyata semangat persaudaraan dalam keberagaman.
Melalui kegiatan ini, para pimpinan ormas berharap agar Kota Semarang senantiasa diberkahi dan menjadi kota yang semakin baik, aman, sejahtera, dan sentosa tempat masyarakat hidup dalam harmoni, persaudaraan, dan kedamaian.


