Cuaca Kota Semarang Hari Minggu Pekan Ini Cukup Ekstrem Antara Panas dan Petir Kencang Sore Hari
SEMARANG [Berlianmedia]- Cuaca di Kota Semarang pada Minggu, 3 Mei 2026, catatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika [BMKG] menunjukkan kondisi yang cukup ekstrem, perpaduan antara panas tinggi dan badai petir kencang yang terjadi pada sore hari.
Sejak siang, suhu udara tercatat sekitar 31 derajat Celsius, namun suhu yang dirasakan melonjak hingga 38 derajat Celsius. Kondisi ini mencerminkan tekanan panas yang sangat tinggi, yang berpotensi memicu kelelahan, dehidrasi, bahkan gangguan kesehatan jika tidak diantisipasi dengan baik.
Memasuki sore hari, situasi cuaca berubah drastis. Pada pukul 15.00 WIB, badai petir kencang langsung mendominasi dengan peluang mencapai 90 persen. Ini menjadi fase paling berisiko, karena hujan deras dapat disertai kilat, angin, dan penurunan jarak pandang secara tiba-tiba.
Setelah fase puncak tersebut, intensitas cuaca mulai menurun. Pada pukul 16.00 hingga 18.00 WIB, potensi hujan masih bertahan dengan peluang 40 hingga 20 persen. Meski tidak sekuat sebelumnya, kondisi ini tetap perlu diwaspadai karena hujan bisa turun secara sporadis.
Suhu udara perlahan menurun dari 31 menjadi 28 derajat Celsius menjelang malam, memberikan efek pendinginan setelah cuaca ekstrem di sore hari. Namun, dengan kelembapan mencapai 72 persen, udara tetap terasa lembap.
Angin bertiup sekitar 6 km per jam, cukup untuk membawa awan hujan namun tidak signifikan dalam meredakan panas yang terasa sebelumnya.
Kondisi ini menegaskan pola cuaca yang semakin ekstrem dan cepat berubah. Panas tinggi di siang hari menjadi pemicu utama terbentuknya badai petir yang intens dalam waktu singkat.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada sore hari. Menghindari aktivitas di area terbuka saat badai petir, menjauh dari pohon tinggi atau tiang listrik, serta memastikan keamanan lingkungan menjadi langkah penting.
Di tengah aktivitas akhir pekan, kesadaran terhadap cuaca bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Karena dengan kesiapan yang tepat, dampak dari cuaca ekstrem dapat diminimalkan, dan keselamatan tetap terjaga di Kota Semarang.


