Candisari Gelar Cooking Class, Bazar UMKM, dan Fashion Daur Ulang: Kreatif, Meriah, dan Ramah Lingkungan
SEMARANG[Berlianmedia] – Kecamatan Candisari Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas masyarakat sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Cooking Class, Bazar UMKM, serta Fashion Show Daur Ulang bertema “Berani Gaya, Berani Selamatkan Bumi” yang digelar di halaman dan Aula Kantor Kecamatan Candisari, Sabtu (6/12).
Kegiatan berlangsung semarak dan penuh antusiasme. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Fashion Show Daur Ulang yang diikuti 45 peserta, terdiri dari 25 peserta kategori anak-anak dan 20 peserta kategori remaja serta dewasa. Para peserta tampil memukau dengan kostum kreatif yang dibuat dari bahan bekas seperti kulit daun pisang, tas kresek, botol plastik, hingga sendok plastik.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Liestyati Purnama Rusdiana, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu menggerakkan inovasi masyarakat sekaligus mendukung program kebersihan Kota Semarang.

“Saya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Kecamatan Candisari bersama pengurus PKK dan Pemkot Semarang. Hari ini ada UMKM, demo masak, dan yang paling penting Fashion Show Daur Ulang. Ini sejalan dengan arahan Ibu Wali Kota untuk mewujudkan Semarang yang bersih,” ujar Liestyati.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga mendorong masyarakat untuk lebih sadar memilah dan memanfaatkan sampah sebagai bahan kreatif.
“Ada yang terbuat dari kulit daun pisang, tas kresek, botol bekas, hingga sendok plastik. Ketika ditampilkan, hasil kreativitas para peserta benar-benar cantik dan luar biasa. Mari kita dukung bersama agar daur ulang semakin bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.
Selain fashion show, Bazar UMKM juga menjadi daya tarik tersendiri. Berbagai produk lokal warga Candisari laris manis diserbu pengunjung. Liestyati menegaskan pentingnya pemerintah memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang.
“Kami ingin UMKM lokal semakin dikenal dan dapat bersaing. Produk UMKM Candisari sangat lengkap dan berkualitas. Lebih baik kita memilih produk lokal daripada barang dari luar negeri,” katanya.
Pada penutupan acara, panitia memberikan piala dan uang pembinaan bagi para pemenang lomba fashion daur ulang sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan kepedulian lingkungan.
Dengan kegiatan ini, Kecamatan Candisari berharap budaya hidup berkelanjutan dapat tumbuh dari lingkungan terdekat, mulai dari keluarga, komunitas, hingga masyarakat luas.


