AM Juma’i : FKSB Kota Semarang Siap Jaga Situasi Kondusif Jelang Pilkada 2024
SEMARANG [Berlianmedia] – Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) Kota Semarang bekerjasama Pemkot Semarang melalui Kesbangpol Kota Semarang menyelenggarakan Halal Bi Halal yang dihadiri 750 anggota ormas- LSM yang berlangsung di ruang Loka Krida lantai 8 Gedung Moch Ichsan, jalan Pemuda 148 Balaikota Semarang, Selasa (7/5).
Pada halal bi halal turut hadir Walikota Semarang, Forkompinda,Kepala OPD, Pimpinan Ormas se Kota Semarang, Ketua FKUB,MUI,FPK
Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menuturkan hari ini bisa bertemu dengan bapak ibu semua bagaimana memajukan Kota Semarang walaupun itu tidak mudah. Tetapi kita yakin dengan mendorong kota Semarang ini Insya Allah kota Semakin semakin hebat,” tuturnya.
Banyak penghargaan yang kita raih, mendapatkan apresiasi dari teman teman dan juga banyak PR yang harus diselesaikan, kami minta dorongan dari panjenengan semuanya.
Ita memberikan apresiasi kepada FKSB Kota Semarang yang sangat aktif dan kreatif dalam menggerakkan ormas ormas di kota Semarang sehingga bisa melakukan aktifitas aktifitas kemasyarakatan secara masif, mulai kegiatan Ramadhan, festival budaya, halal bihal dan sebentar lagi akan diadakan Ormas Award 2024.
“Di Semarang ada 461 ormas yang terdaftar di Kesbangpol diantaranya 262 sudah berbadan hukum, 199 belum berbadan hukum. Pekan lalu baru saja kita mengadakan Festival Budaya Ormas se-Kotta Semarang alhamdullah sukses,” ujar Mbak Ita panggilan akrab Walikota Semarang.
Kita patut bangga Kota Semarang ini dinobatkan sebagai Kota Harmoni. Dimana penghargaan ini mencerminkan komitmen dan upaya bersamadalam menjaga kerukunan da toleransi antar umat beragama di Kota Semarang.
Ita menyebut masih ada PR satu lagi yaitu bagaimana kita menyatukan masyarakat didalam Pilkada. Kemarin pemilu pileg dan pilpres sudah selesai dan alhamdulillah Kota Semarang kondusif, aman dan nyaman.
Kami juga mengapresiasi tugas TNI -Polri dalam mengawal Kota Semarang. Rumornya Kota Semarang potensi konfliknya paling tinggi, nomor satu se-Jateng, nomor 12 se-Indonesia. Dengan nyengkuyung bersama FKUB, FKSB dan yang lainnya maka semua dapat berjalan dengan lancar,” kata Ita
Ita menambahkan nopember 2024 mendatang ada Pilkada, proses proses sudah mulai yang diadakan melalui partai partai politik diharapkan tetap berjalan dengan lancar aman dan damai, meskipun perjalananya masih panjang, penetapannya masih Agustus 2024,” ucapnya
Kami mohon adanya pengawalan pendampingan yang tentunya dibutuhkan untuk kolaborasi bersama, ada pilwakot, Pilgub.Karena Semarang merupakan ibukota provinsi jawa tengah pasti nanti konstelasi suhu politiknya akan menghangat.
Mari bersama sama menjadikan silaturahmi dan halal bi halal sebagai sarana memperkuat persatuan dan kesatuan diantara kita bersama,” ujarnya
Sementara itu Ketua FKSB Kota Semarang, AM Juma’i mengatakan maksud dan tujuan diselenggarakannya acara ini adalah untuk merajut kekuatan ormas di kota Semarang khususnya dalam perannya dalam pembangunan di kota Semarang serta bagaimana menjaga situasi kondusif di kota Semarang menjelang Pilkada ,baik Pilwakot maupun Pilgub.
“Ormas di Kota Semarang memiliki potensi yang sangat besar dan sangat teruji berbagai kiprah,kemampuan dan talentanya dalam peran kemasyarakatan,” ujar Juma’i
Menurutnya kegiatan yang diselenggarakan FKSB mulai dari Ormas Expo, Ormas Award, Festival Budaya Ormas, kemah pembauran, pelatihan fundraising serta penilaian tertib administrasi adalah rentetan kegiatan yang sangat potensial dalam pemberdayaan ormas di kota Semarang.
Perda pemberdayaan ormas no 3 tahun 2023 menunjukkan keseriusan kota Semarang dalam kiprah sinergi antara ormas dan pemerintah di kota Semarang.
Jumai juga menegaskan bahwa FKSB Kota Semarang tidak akan pernah terlibat politik praktis apalagi politik kekuasaan tetapi para pribadi pribadi pengurus dan anggota FKSB boleh mendukung dan melibatkan diri dari aktivitas politik praktis.
Walikota pada kesempatan tersebut memberikan apresiasi kepada FKSB Kota Semarang yang sangat aktif dan kreatif dalam menggerakkan ormas ormas di kota Semarang sehingga bisa melakukan aktifitas aktifitas kemasyarakatan secara masif, mulai kegiatan Ramadhan, festival budaya, halal bihal dan sebentar lagi akan diadakan Ormas Award 2024.
Seusai sambutan dilanjutkan tausiyah yang disampaikan Gus Nutul Huda, dirinya menyampaikan bagaimana membangun moral generasi dimulai dari keluarga utamanya adalah Ibu.Dan bagaimana membangun wawasan kebangsaan di Indonesia.
Kota Semarang harus menjadi contoh bagi keberlangsungan komunitas yang peduli kepada kaum mstadafin.
Acara selesai ditutup dengan pembagian doorprize dan penutup dengan doa oleh Gus Nurul Huda.


