Alumni Master TJA TH Semarang Gelar Silaturahmi, Perkuat Persaudaraan dan Siapkan Bakti Sosial
SEMARANG[Berlianmedia] – Alumni Tingkat Master Totok Jari Alif Transendental Hypnosis (TJA TH) Kota Semarang menggelar acara silaturahmi dan temu kangen bertema “Dulu Seperguruan, Kini Sekeluarga” di Cafe Arunika area Kampus Universitas Muhammadiyah Semarang, Minggu (26/4).
Kegiatan yang dihadiri 15 alumni tersebut berlangsung hangat, penuh keakraban, dan sarat nuansa kekeluargaan. Para peserta tampak antusias kembali bertemu setelah sebelumnya berpisah usai mengikuti pelatihan tingkat Master TJA TH.
Ketua Alumni yang juga Master Trainer TJA TH Kota Semarang, Muhammad Taufiq, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai momentum penting untuk mempererat hubungan antaralumni.

“Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan yang telah hadir. Silaturahmi dan temu kangen ini bertujuan memperkuat persaudaraan, menjaga komunikasi, serta mempererat ikatan kekeluargaan yang telah terjalin sejak masa pelatihan,” ujarnya.
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun di lingkungan TJA TH diharapkan terus terjaga dan menjadi energi positif dalam kehidupan sosial maupun profesional masing-masing anggota.
Para alumni juga memiliki visi yang sama untuk terus belajar, berbagi manfaat, serta menebarkan nilai-nilai kebaikan kepada masyarakat.

Salah satu alumni senior, M. Surahman, turut membagikan pengalamannya di dunia terapi alternatif yang telah digelutinya sejak 2007.
Ia mengaku bergabung dalam pelatihan TJA TH karena tertarik dengan metode pendekatan yang dinilai mampu membantu menciptakan ketenangan dan penyelesaian konflik.
Sementara itu, alumni TJA TH senior lainnya, Jumadi, mengaku telah mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dari pelatihan TJA TH kepada keluarga, kerabat, dan rekan kerja yang membutuhkan bantuan.
“Yang terpenting adalah keyakinan, doa, dan niat baik. Semua kesembuhan pada hakikatnya berasal dari Allah,” ujarnya.
Selain ramah tamah, kegiatan juga diisi diskusi ringan, berbagi pengalaman, serta pembahasan rencana penguatan jaringan alumni ke depan. Dalam forum tersebut, para peserta sepakat untuk menggelar kegiatan bakti sosial pengobatan alternatif berbasis TJA TH serta mengadakan pertemuan rutin setiap bulan.
Melalui kegiatan ini, Alumni Master TJA TH Semarang berharap tali persaudaraan yang telah terbentuk tidak berhenti pada masa pelatihan semata, melainkan terus terjaga sebagai keluarga besar yang saling mendukung, menginspirasi, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.


