Porserosi Kota Semarang Ajukan Protes Akibat Dicurangi Di Kualifikasi Porprov Jateng 2023
SEMARANG[Berlianmedia] – Kualifikasi Proprov Cabang Sepatu Roda yang berlangsung di Kabupaten Pati, 25-27 November lalu Kota Semarang berhasil menyumbang dua medali emas.
Tetapi ada sesuatu yang mengganjal saat pertandingan tersebut berjalan. Dimana saat itu salah satu peserta dari Kabupaten Grobogan melanggar peraturan dalam pertandingan.
Manajer Tim Porserosi Kota Semarang Joni Siswanto mengatakan atlet dari Kabupaten Grobogan melakukan pelanggaran dalam pertandingan saat kualifikasi Porprov 2023.
“Atlet Grobogan memotong race line atlet kami yang seharunya tidak diperbolehkan karena sangat membahayakan. Karenanya kami mengajukan protes meski untuk sementara protes ini belum berhasil dan emas tetap jatuh ke tangan Grobogan,” ujar Siswanto, Selasa (29/11).
Karena merasa dirugikan rencananya Porserosi Kota Semarang akan menyampaikan protes resmi ke Pengprov Porserosi Jateng perihal kecurangan teknik tersebut.
Selain itu, Siswanto juga menuturkan tim Porserosi Kota Semarang menemukan fakta tidak tersedianya perangkat pertandingan standar seperti dewan hakim dan ketua pelaksana yang tidak ada di tempat pertandingan.
“Uniknya saat akan mengajukan protes di sela pertandingan, panitia tidak menyediakan blangko protes namun sigap menyodorkan nomor rekening untuk pengajuan protes,” tuturnya.
Siswanto juga menambahkan panitia hanya menyediakan bidang hukum Pengprov Porserosi yang tentu tidak memahami teknis pertandingan. Pelaksanaan temu teknik yang hanya sekali, juga menjadi keluhan tim Porserosi Kota Semarang.
Pasalnya ada 3 mata lomba yang dipertandingkan yakni speed, free style dan juga skateboard yang idealnya butuh temu teknik lebih dari sekali.
“Kami akan mengajukan protes dan keberatan resmi yang akan kami sampaikan ke Pengprov Porserosi dan kami sampaikan pula ke KONI Jateng,” ujarnya.
Di sisi lain, Porserosi Kota Semarang berhasil meloloskan 14 atlet ke Porprov Jateng 2023. Hal ini juga diungkapkan oleh Sekretaris Porserosi Kota Semarang Atik Kusmiati, 14 atlet yang lolos sesuai dengan kuota yang ditargetkan pihaknya.
“Kami meloloskan 8 atlet di nomor speed, 4 free style dan 2 atlet skate board,” ujarnya usai kualifikasi Porprov sepatu roda di Pati, kemarin.
Sedangkan untuk gelar juara umum kualifikasi Porprov jatuh ke Kota Solo.
Atik juga menerangkan bahwa ini sudah sesuai target untuk berlaga di ajang Porprov 2023
“Tapi ini sudah sesuai harapan karena memang target kami meloloskan 14 atlet dan bukan medali,” tutur Atik.
Dengan lolosnya para atlet ini, Porserosi Kota Semarang akan bberupaya meningkatkan performa atletnya agar bisa berbicara banyak dan tentunya juga menyumbang medali di ajang Porprov 2023.
“Yang penting memang lolos dulu. Kalau soal medali, bisa kita capai di Porprov nanti,” ujar Atik.


