DAMRI Hadir di Karimunjawa, Akses Transportasi Kian Mudah dan Terjangkau

JEPARA [Berlianmedia]  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) resmi menghadirkan layanan transportasi umum DAMRI di Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara. Kehadiran DAMRI diharapkan mampu mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Peluncuran tersebut berlangsung pada Selasa (13/1).

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa bantuan transportasi ini merupakan bentuk perhatian Pemprov Jateng terhadap kebutuhan dasar masyarakat kepulauan. Ia mendorong warga Karimunjawa untuk memanfaatkan DAMRI secara optimal serta turut menjaga dan merawat fasilitas tersebut demi kenyamanan bersama.

“Kami berharap kehadiran DAMRI ini dapat meningkatkan semangat masyarakat dalam menggerakkan perekonomian, sekaligus dijaga bersama agar tetap nyaman dan berkelanjutan,” ujar Luthfi.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, mengapresiasi perhatian Pemprov Jateng terhadap Karimunjawa. Ia menyampaikan terima kasih kepada Gubernur atas dukungan transportasi yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat setempat.

Baca Juga:  Waspada Kebakaran Hutan di Musim Kemarau, Polda Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Lingkungan

“Semoga hadirnya DAMRI ini mampu menjawab kebutuhan transportasi warga Karimunjawa dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi. Kami juga berharap Pemprov Jateng terus memberikan perhatian, khususnya pada pembangunan infrastruktur. Jalan-jalan di Jepara kini semakin mulus berkat kepedulian Pemprov,” kata Witiarso

Pria yang akrab disapa Mas Wiwit itu menambahkan bahwa bantuan angkutan umum tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang muncul dalam program Bupati Ngantor Desa. Ia berharap DAMRI dapat meningkatkan mobilitas warga serta menunjang aktivitas ekonomi dan sosial.

Sementara itu, Gubernur Luthfi menjelaskan bahwa sebanyak lima unit DAMRI telah dikirim ke Karimunjawa, dengan empat unit siap dioperasikan dan satu unit sebagai cadangan. Ia juga membuka peluang penambahan armada apabila kebutuhan masyarakat terus meningkat.

Baca Juga:  Ita Beri Apriasi Pramuka Yang Rehabilitasi Rumah Sumarni

“Kami akan terus memantau kebutuhan transportasi masyarakat Jepara. Jika diperlukan, jumlah DAMRI akan kami tambah,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Perwakilan Area Manager Divisi Regional II Jawa Tengah Perum DAMRI, Somali, mengucapkan selamat kepada masyarakat Karimunjawa atas hadirnya transportasi umum tersebut. Ia menegaskan komitmen DAMRI untuk memberikan layanan yang aman, nyaman, dan berkualitas.

“Kami berharap DAMRI dapat menjadi pemicu semangat masyarakat dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. DAMRI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi warga Karimunjawa,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Jepara, Deni Hendarko, menjelaskan bahwa DAMRI akan melayani trayek Pelabuhan Penyeberangan Karimunjawa – Bandara Dewandaru – Desa Kemujan – Pelabuhan Jegon Bajak dengan jarak tempuh sekitar 55 kilometer. Tarif yang dikenakan sangat terjangkau, yakni Rp7.000 untuk perjalanan pulang-pergi.

Baca Juga:  Sekjen Kementerian ATR/BPN: Revisi PP 20/2021 Harus Jadi Payung Hukum yang Kuat bagi Pelaksana di Lapangan

“Angkutan DAMRI ini menggunakan kendaraan jenis minibus yang aman dan nyaman. Kami berharap wisatawan maupun masyarakat lokal dapat memanfaatkannya, sehingga bisa dikolaborasikan dengan sektor pariwisata dan meningkatkan kunjungan ke Karimunjawa,” jelas Deni.

Dengan hadirnya DAMRI, diharapkan akses transportasi di Karimunjawa semakin efektif dan efisien, sekaligus mampu meningkatkan perekonomian masyarakat serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jasa transportasi.

DAMRI menjadi solusi transportasi publik yang terjangkau dan berkelanjutan bagi masyarakat Karimunjawa.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!