Suko Sutrisno Bantah Beri Perintah Tutup Pintu Stadion Kanjuruhan

MALANG[Berlianmedia] – Koordinator Security Official Arema FC Suko Sutrisno yang sudah ditetapkan sebagai salah satu tersangka Tragedi Kanjuruhan, Sabtu (01/10) mengatakan dia tidak pernah memerintahkan steward untuk menutup pintu Stadion Kanjuruhan, Malang.

“Saya tidak pernah memerintahkan steward untuk pintu gate ditutup,” ujar Suko kepada pers, Senin (10/10).

Suno menambahkan 14 pintu di stadion Kanjuruhan sejak awal pertandingan dipastikan terbuka. Hal itu bisa dibuktikan melalui rekaman CCTV yang ada di Stadion Kanjuruhan.

“Sudah dibuka. Saya tidak pernah memberikan instruksi untuk menutup. Bisa dicek lewat CCTV yang ada nanti,” tuturnya.

Suko menuturkan pihaknya telah berkoordinasi dengan steward agar berjaga di pintu stadion. Saat itu, lanjutnya,  dia tidak meminta untuk menutup pintu.

“Saya sudah membagi penjagaan di setiap pintu dan itu dibuka terus,” ujarnya.

Baca Juga:  Lepas Touring Baksos, Taj Yasin: Jateng Bikers Community Bermanfaat untuk Masyarakat

Suko juga turut menyamikan permohonan maaf kepada Aremania dan Aremanita atas Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang.

“Saya ingin meminta maaf dan mengucapkan duka kepada korban dan keluarga atas peristiwa tersebut,” tutur Suno.

Dia mengatakan siap menjalani proses hukum yang berlaku. Ini juga mendukung Tragedi Kanjuruhan diusut tuntas. “Saya akan mematuhi proses hukum. Saya hanya ingin keadilan dan diusut tuntas,” ujarnya. (rs)

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!