Yorindo Communication dan APKOMINDO Bekasi Dorong Transformasi Rumah Sakit 5.0

BEKASI[Berlianmedia] – Yorindo Communication bekerja sama dengan DPD APKOMINDO (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia) Bekasi serta APTIKNAS (Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional) sukses menggelar seminar bertema “Transformasi Rumah Sakit 5.0: Mengoptimalkan Layanan dan Daya Saing dengan Solusi Digital Cerdas”. Acara ini berlangsung di Hotel Amarossa Grande, Bekasi, belum lama ini, dan diikuti puluhan praktisi, pengelola, serta pemangku kebijakan sektor kesehatan.

Seminar ini membahas pemanfaatan integrasi digital, kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), hingga keamanan siber sebagai jawaban atas tantangan operasional rumah sakit dan peningkatan kualitas pelayanan di era digital.

Direktur Yorindo Communication sekaligus Sekretaris DPD APKOMINDO Bekasi dan APTIKNAS Bekasi, Yolanda Roring, menegaskan pentingnya sinergi berbagai pihak untuk pemerataan teknologi. “Kami mendorong transformasi Elektronik Medical Record, UUPDP, hingga cybersecurity di 13 kota. Tema Rumah Sakit 5.0 ini diharapkan memberi wawasan langsung tentang optimalisasi layanan dan daya saing lewat digitalisasi cerdas,” ujarnya.

Baca Juga:  Kodim 0736/Batang Bagikan Zakat Kepada Warga Sekitar

Dukungan juga datang dari Ketua Umum APKOMINDO sekaligus Ketua Umum APTIKNAS, Ir. Soegiharto Santoso, SH. Ia menekankan bahwa integrasi sistem, AI, dan keamanan siber adalah tulang punggung layanan Rumah Sakit 5.0. “Peran penyedia solusi teknologi lokal sangat krusial. Dengan kolaborasi erat antara asosiasi, pelaku TIK, dan industri kesehatan, rumah sakit Indonesia bisa berdaya saing global sekaligus memberi layanan lebih aman dan efisien,” tegasnya.

Ketua DPD APTIKNAS Bekasi, Agus Dedi Supriyadi, menambahkan bahwa Bekasi sebagai kawasan industri besar membutuhkan adopsi teknologi yang tepat guna. “Transformasi Rumah Sakit 5.0 menjadi kunci menghadapi persaingan global sekaligus memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Rangkaian seminar menampilkan festival teknologi, presentasi solusi digital, hingga diskusi panel interaktif. Sejumlah solusi yang dipaparkan antara lain AI untuk mendukung klinis-medis, smart asset management, IoT untuk efisiensi energi, sistem RFID, hingga layanan keamanan siber.

Baca Juga:  Insentif Pengajar Keagamaan di Jateng Diharapkan Berlanjut

Panelis menyoroti pentingnya implementasi nyata, seperti penggunaan AI untuk virtual assistant dokter, otomatisasi catatan medis, serta sistem monitoring ancaman siber yang melindungi data rekam medis elektronik dan perangkat medis terhubung.

Acara ditutup dengan harapan agar para peserta dapat segera mengadopsi solusi yang ditawarkan sehingga ekosistem kesehatan Indonesia makin cerdas, efisien, dan berdaya saing tinggi.

 

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!