Penanganan Kebencanaan di Jawa Tengah Perlu Masuk Kurikulum Sekolah

SEMARANG [Berlianmedia]– Penanganan kebencanaan perlu masuk kurikulum sekolah. Hal itu mengemuka pada saat rapat lanjutan “Dialog Eksekutif-Legislatif Pembahasan RKPD 2026” di ruang rapat Komisi E, Jumat (20/6).

Oleh sebab itu, Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) BPBD Bergas Penanggungan yang hadir dalam rapat itu menyatakan, pihaknya akan melakukan sosialisasi penanganan dan penanggulangan kebencanaan, ke sejumlah sekolah dasar dan menengah ke atas.

“Sejauh ini banyak sekolah belum menerapkan penanganan kebencanaan,” ungkapnya.

Dialog Eksekutif-Legislatif Pembahasan RKPD 2026, di ruang rapat Komisi E, Jumat (20/6). Foto : Dok Ist

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi E Messy Widiastuti serta Wakil Ketua Yudi Indras Windarto itu, Komisi E mengundang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta OPD lainnya, yakni Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Jateng, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Badan Penghubung Prov Jateng, Biro Kesra Jateng, Badan Riset dan Inovasi Daerah prov Jateng dan OPD lainnya.

Baca Juga:  RSK Ngesti Waluyo Parakan Siap Sinergi Tangani Stunting

Sebagaimana diutarakan anggota Komisi E Sumarwati, terkait inovasi pembentukan satuan pendidikan aman bencana yang ditujukan untuk di sekolah, dirinya sangat setuju dan mendukung program tersebut.

“Usulan saya segera direalisasikan perlu kolaborasi antar dinas terkait supaya baik dari tingkat SD sampai SMA mengedukasi mereka, paling tidak ada sentuhan edukasi terkait dengan sewaktu-waktu terjadi bencana,” ungkapnya.

Yudi Indras menambahkan, semua sekolah sebaiknya ada tambahan kegiatan simulasi tanggap bencana, agar anak sekolah mempersiapkan diri sejak dini manakala ada bencana.

“Saya setuju sekali. Terkadang ego sektoral menjadikan program unggulan jalan ditempat. Jangan ada ego sektoral antara dinas kesehatan, dinas sosial, BPBD, dll. Jangan sampai program jalan tapi real kurang terealisasi,” tambahnya.

 

 

 

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!