Masjid At-Taqwa Kesatrian Jatingaleh Semarang Gelar Shalat Idul Adha 1445 H
SEMARANG [Berlianmedia] Masjid At-Taqwa komplek Kesatrian Jatingaleh, Candisari Kota Semarang, menyelenggarakan shalat Idul Adha 1445H yang dihadiri ratusan jamaah, pada Senin (17/6) dimulai pukul 06.30 WIB
Selain sholat Idul Adha Masjid At-Taqwa Kesatrian juga melaksanakan penyembelihan hewan kurban, melalui Panitia kurban. Pengadaan hewan kurban dari warga kesatrian san sekitarnya sejumlah 4 ekor sapi dan 38 ekor kambing.
Pada pelaksanaan shalat Idul Adha, bertindak selaku imam dan Khotib adalah Drs H Sukamdo,M.Si. Dalam khutbahnya ustad Sukamdo menuturkan pengingatan Idul Kurban tidak bisa dilepaskan dari peristiwa pada zaman nabi Ibrahim AS dengan Ismail
Perintah kurban yang diterima nabi Ibrahim dari Allah SWT untuk menyembelih anaknya yang bernama Ismal.Dari peristiwa kurban yang dilakukan nabi Ibrahim AS terhadap Ismail dapat kita ambil pelajaran,” ucapnya
“Nabi Ibrahim seorang nabi yang senantiasa menjunjung tinggi perintah Allah SWT walaupun perintah itu berat. kalau beliau punya ego pribadi maka akan menolaknya, tetapi Ibrahim adalah seorang yang senantiasa menjunjung tinggi perintah Allah SWT. Yang Allah berikan manfaat bagi dirinya, keluarganya dan masyarakat,” ujar ustad Sukamdo
Ibrahim selalu tabah dalam menghadapi ujian, banyak ujian yang diberikan Allah kepada Ibrahim, dirinya pernah dibakar oleh raja Namrud, bahkan punya anak satu satunya tetapi Allah memerintahkan untuk disembelih.
Ibrahim senantiasa berbuat sabar, menjalankan perintah Allah walau sangat berat. Ia selalu memberikan suri tauladan kepada istri dan anaknya,” imbuhnya
“Dari peristiwa Ibrahim bisa diambil untuk keluarga kita masing masing. Tokoh Ibrahim sebagai seorang ayah yang harus dijadikan contoh bagi ayah ayah masa kini dan ayah ayah yang akan datang.
Ia amat mencintai anak dan istrinya tetapi cintanya kepada Allah SWT berada diatas segalanya.Istrinya Siti Hajar yang kuat imannya dan setia kepada suami serta cinta kepada putranya Ismail ini wajib dijadikan contoh dan diteladani bagi ibu ibu masa kini,” ucap Ustad Sukamdo
Siti Hajar merelakan kepergiannya suaminya untuk memenuhi panggilan Allah menyembelih putranya Ismail.
Menurut ustad, Ismail adalah sosok remaja yang perlu ditiru, dijadikan suri tauladan untuk remaja remaja masa kini.Untuk mewujudkan cintanya kepada Allah dan baktinya kepada orang tua, ia rela mengorbankan nyawanya terpisah dengan jasadnya,” terangnya
Ibrahim senantiasa bermusyawarah dengan istrinya dan keluarganya. kita jangan hanya mementingkan kepentingan pribadi, mementingkan kepentingan keluarga, tanpa memikirkan kepentingan fakir miskin. Sungguh mengkhawatirkan sekali orang tidak mau menyembelih kurban sementara mereka mampu.
Hari raya kurban diperingati umat Islam setiap tahunnya adalah bukan semata untuk menyembelih kambing atau sapi saj, tetapi harus diniatkan untuk menyembelih atas perintah Allah.
Ustad Sukamdo menambahkan bahwa ibadah kurban memiliki dua dimensi, yang pertama ibadah yang bersifat vertikal, semata mata berbakti kepada Allah dan mengharap keridhoan Allah SWT. Kurban sebagai perwujudan kecintaan terhadap Allah atas cinta kepada yang lain, melebihi cintanya kepada keluarga dian melebihi cintanya kepada jabatan dan seluruh fasilitas yang didapatkannya selama ini,”ucapnya
Yang kedua hubungan horizontal diantaranya menyantuni fakir miskin membagikan daging kurban tanpa membedakan suku, ras, agama dan golongan.
Kurban merupakan wujud nyata dari orang orang yang mampu untuk membantu kesejahteraan bersama. Semangat rela berkurban seperti inilah yang seharusnya ada pada setiap anak negeri ini,” ujar Ustad Sukamdo
Apabila kalian memimpin bangsa telah memiliki jiwa rela berkurban untuk kepentingan rakyat yang dipimpinnya, niscaya ia tidak akan melakukan korupsi, niscaya mereka tidak akan menggasak uang negara untuk dirinya, keluarga dan organisasinya.
Berkurban tidak hanya menyembelih hewan saja,tetapi juga berkurban uang,tenaga, waktu dan pikiran. Berkurban bisa menghilang sifat kebinatangan yang penuh hawa nafsu, berkurban bagian untuk membahagiakan fakir miskin dan orang tidak mampu disekitar kita,” pungkasnya.


