Serentak Pengumuman Kelulusan Tingkat SMP Kota Semarang Sore Hari
SEMARANG [Berlianmedia]- Pengumuman kelulusan sekolah menengah pertama (SMP) Kota Semarang, serentak diumumkan oleh masing-masing sekolah pada sore hari ini pukul 15.00 WIB, Senin (10/6).
Dikatakan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang Erwan Rachmat, hal itu dilakukan karena untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam euforia kelulusan anak-anak baru gede (ABG) belasan tahun, yang memiliki kecenderungan ingin mengekspresikan dirinya bersama teman-temannya.
“Ya kenapa serentak diumumkan sore hari, ya untuk mengantisipasi euforia kelulusan anak-anak. Jadi kalau diumumkan sore hari itukan, anak-anak bisa langsung pulang dan langsung istirahat. Tidak mengadakan kegiatan coret-coret atau pawai di jalanan,” terangnya kepada Wartawan.
Erwan Rachmat berharap, dengan diumumkannya kelulusan di tingkat SMP di Kota Semarang dapat berjalan lancar tanpa kendala apapun, sehingga dapat tercipta situasi yang kondusif di segala bidang.
“Harapannya semua bisa berjalan lancar dan kondusif. Sekolah bisa memberikan pelayanan pendidikan yang maksimal kepada orang tua siswa,” pesannya.

Selain itu, lanjutnya, selama proses pengumpulan serentak pukul 15.00 WIB, sekolah bisa mengisi dengan sosialisasi tentang syarat dan ketentuan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) ke tingkat selanjutnya atau Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
“Ya memang diperbolehkan sekolah memberikan sosialisasi tentang syarat dan ketentuan PPDB ke tingkat selanjutnya,” terang Erwan Rachmat.
Di SMP Negeri 5 Semarang, selama menunggu pengumuman kelulusan serentak pukul 15.00 WIB, selain menjalankan sosialisasi terkait syarat dan ketentuan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) ke tingkat selanjutnya, yang disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 6 Semarang, diisi jugadengan sosialisasi promosi Lembaga Pendidikan Swasta Ganesha Operation (GO) wilayah Ex karesidenan Kota Semarang, yang disampaikan oleh pimpinan lembaga di wilayah Ex karesidenan Kota Semarang tersebut.


