KP2KKN Pertanyakan Pengadaan Mebeler Untuk SMA/SMK Di Jateng

SEMARANG[Berlianmedia] – Sekretaris Komisi Penyelidik dan Pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Jateng Ronny Maryanto mempertanyakan terkait anggaran pengadaan mebel SMAN/SMKN di Jateng nyaris senilai Rp200 miliaran di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng.

Pengadaan mebel senilai itu, berupa perangkat meja-kursi belajar siswa, meja-kursi guru, lemari kelas dan papan tulis.

“Ada sejumlah kejanggalan memang,” ujar Ronny Maryanto kepada pers di kantornya, Senin (4/3).

Menurutnya, setelah ditelusuri pada E-Katalog, rencana umum pengadaan (RUP) dengan kode 46728360 pada Sirup (Sistem Informasi RUP) sebesar Rp97,2 miliar tersebut ternyata dipecah pada ke empat perusahaan penyedia (pemasok), terdiri PT Teguh Mitra Utama (TMU), PT Citra Data Nusantara (CDN), PT Tikasari Perkasa (TP) dan PT Daya Sakti Perkasa (DSP).

Baca Juga:  KPU Siapkan Dua TPS Khusus di Lapas Ambarawa

Ronny mengatakan TMU yang mengambil sekitar Rp 29 miliar dari pagu telah melaksanakan pengiriman barang, di antaranya ke 10 SMA di Kota Semarang. Sementara RUP yang sama (46728360) juga digunakan oleh tiga perusahaan lainnya (CDN, TP & DSP) dengan total pagu anggaran sebanyak Rp158 miliar.

“Jadi RUP (46728360) sesuai Sirup yang hanya Rp97,2 miliar, namun setelah dilaksanakan di E-Katalog melebihi pagu yang ada. Kalau dijumlahkan sekitar Rp190 miliaran (Rp 29 miliar+Rp158miliar),” tuturnya.

KP2KKN juga menyoroti besarnya ongkos kirim barang ke user.

“Ada item-item yang saya kira janggal, seperti misalnya ongkos kirim di CDN yang sangat besar mencapai Rp500 juta. Maka ini perlu dipertanyakan,” ujarnya.

Kejanggalan lainnya, tutur Ronny, saat ini baru tahap proses kontrak. Bahkan dari RUP disebutkan jadwal pemilihan penyedia (pemasok) baru April 2024 mendatang, kemudian pelaksanaannya Mei hingga akhir tahun.

Baca Juga:  Timnas Indonesia Berhasil Kandaskan Burundi 3-1 Di Laga Pertama FIFA Match Day

“Kenyataannya sudah ada pengiriman barang. Silahkan cek di antaranya yang diperuntukan SMAN 02, 05 dan SMAN 16. Bagaimana saat ini masih proses kontrak, kok sudah ada yang mengirim barangnya?,” tuturnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!