Ganjar Sarapan Bubur Ayam di Merauke, Pedagangnya Bangga Sampai Gemetaran

MERAUKE[Berlianmedia] – Lina, pedagang bubur ayam di Jalan Mandala Muli, Merauke, Papua Selatan melongo dan gemetaran saat Ganjar Pranowo, Capres RI 2024 singgah di warungnya, Rabu (29/11) pagi. Dia bangga karena tak menyangka jika pelanggannya kali ini adalah capres.

Ganjar yang mengenakan kaos warna hitam itu, langsung nyamperin Lina dan memesan satu porsi bubur ayam. Lina justru terdiam sejenak setelah melihat siapa pembelinya, lalu menampakkan wajah gembira sekaligus bangga.

“Pesan satu ya, telurnya ditambahi satu,” ujar Ganjar.

Tangan Lina terlihat gemetaran, karena masih belum percaya jika bubur ayam buatannya itu akan dinikmati oleh mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu.

“Baik, Pak. Telurnya ditambahi satu,” jawab Lina.

Pagi itu, Ganjar menyempatkan berjalan kaki untuk menyapa warga Merauke. Sejauh sekira 4 kilometer, politikus berambut putih itu ditemani mantan Panglima TNI Andika Perkasa dan TGB Muhammad Zainul Majdi.

Baca Juga:  DPRD Jateng Apresiasi TNI-Polri Jaga Kenyamanan Pemudik

Setelah itu, Ganjar singgah di warung bubur ayam untuk sarapan pagi. Di warung kaki lima itu, Ganjar mengajak beberapa bocah Papua untuk duduk dan menikmati bubur bersama. Selain itu, masih sempat melayani foto bersama warga.

Lina mengatakan bahwa dirinya kaget dan gemetaran saat warungnya didatangi Ganjar.

“Rasanya senang dan bangga. Ini masih gemetaran karena didatangi Pak Ganjar,” tuturnya.

Dia tidak menyangka jika tokoh nasional seperti Ganjar berkenan makan di warung kali lima miliknya.

“Tidak menyangka. Orangnya ramah dan merakyat,” ujarnya.

Lina berharap, Ganjar mampu menjadi pemimpin Indonesia. Sehingga dapat mensejahterakan pelaku usaha kecil menengah.

“Harapannya bisa memberikan perhatian kepada rakyat kecil,” tuturnya.

Sementara, Ganjar Pranowo menuturkan sengaja berkeliling pagi untuk menyapa warga di Merauke.

Baca Juga:  Menteri Sakti Ajak Para  Nelayan Galakkan Program Mikroplastik

“Dan ini mampir di warung bubur ayam. Saya ditemani dua adik kita (anak Papua).  Rasanya enak sekali,” ujarnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!