Penanganan Kesehatan di Lapas Masih Belum Optimal

SEMARANG[Berlianmedia] – Lapas Semarang mengikuti kegiatan Pertemuan Koordinasi Penguatan Penyelenggaraan Layanan Kesehatan Pemasyarakatan yang dilaksanakan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Jawa Tengah, Kamis (19/10).

Kakanwil Kumham Jateng Tejo Harwanto mengatakan masalah kesehatan masih belum optimal karena keterbatasan tenaga kesehatan dan sarana yang ada di Lapas, LPKA dan Rutan. Apabila ada kondisi kesehatan dari WBP dan Andikpas yang tidak bisa ditangani maka petugas kesehatan di Lapas/LPKA/Rutan dapat melakukan rujukan pelayanan kesehatan ke Rumah Sakit Rujukan.

“Dengan diadakannya pertemuan koordinasi ini diharapkan akan memperkuat dukungan dan kerjasama dalam penyelenggaraan layanan kesehatan Pemasyarakatan dengan para pihak terkait, sehingga pelayanan kesehatan bagi Narapidana / Tahanan dan Anak Didik Pemasyarakatan dapat berjalan dengan baik dan optimal,” ujar Tejo.

Baca Juga:  Olah Tanah Hingga Panen, Petani Jateng Mulai Pakai Alat Canggih

Dalam kesempatan yang sama, drg Prabowo menuturkan, layanan kesehatan mental yang ada di Lapas Semarang. Hadir sebagai perwakilan Lapas Semarang, dia menambahkan, layanan yang diberikan meliputi promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.

“Memang masih ada tantangan dan hambatan seperti overkapasitas hunian Lapas hingga jumlah SDM terkait yang mumpuni, namun tetap layanan ini semakin hari semakin kami tingkatkan apalagi dukungan dari stakeholder seperti Kanwil Kumham Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Kota Semarang dan Puskesmas Ngaliyan yang selalu membantu kami guna memberikan pelayanan yang optimal” tutur drg Prabowo.

Kegiatan pertemuan koordinasi ini dihadiri oleh stakeholder terkait, tidak hanya dari kota Semarang namun juga turut hadir pula perwakilan dari Kabupaten Batang dan Kabupaten Tegal.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!