TMMD Sengkuyung Tahap III Targetkan Pembangunan Infrastruktur hingga Stunting

BATANG[Berlianmedia] – Target program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III tak hanya Pembangunan infrastruktur, tetapi juga Pembangunan nonfisik, seperti penurunan prevalensi stunting.

Penjabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan program TMMD Sengkuyung Tahap III yang diselenggarakan di Desa Pesalakan Kecamatan Bandar berfokus pada perbaikan infrastruktur jalan desa berupa rabat beton sepanjang 880 meter, lebar 3 meter dengan ketebalan 12 sentimeter.

Selain itu, penyuluhan Kamtibmas, wawasan kebangsaan, keluarga berencana, serta penurunan angka stunting yang menjadi salah satu target kerja Pemkab Batang.

“Penurunan angka stunting menjadi fokus kami bersama Kodim dan instansi terkait lainnya. Angka stunting di Batang sudah mulai menurun hingga 9,3% berdasarkan data Mei lalu dari sebelumnya 14%,” ujarnya, seusai peletakan batu pertama kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III, di Desa Pesalakan, Kecamatan Bandar Kabupaten Batang, Rabu (20/9).

Baca Juga:  Bank BTN Gencar Garap Segmen UMKM

Dandim 0736/Batang Ahmad Alam Budiman memastikan, bahan baku yang digunakan tetap mengedepankan kualitas, agar hasilnya dapat tahan lama.

Sementara itu, TMMD Sengkuyung Tahap III di Purbalingga diselenggarakan di Desa Cendana, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga. Target kegiatan tersebut adalah pembukaan jalan baru sepanjang 2.338 meter dengan lebar 5 meter, pembangunan jalan makadam sepanjang 250 meter dengan lebar 5 meter, dan pembangunan gorong-gorong. Selain itu, ada pula target nonfisik berupa penyelenggaraan layanan publik yang dikerjasamakan dengan Kepolisian, Kejaksaan, dan OPD terkait yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

Perwira Seksi Teritorial Kodim 0702/Purbalingga, Suriyono, selaku Perwira Pelaksana dalam laporannya menuturkan, TMMD Sengkuyung Tahap III berlangsung selama 30 hari mulai dari tanggal 20 September sampai dengan 19 Oktober 2023, dengan alokasi anggaran sebesar Rp335 juta yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp250 juta dan APBD Kabupaten Purbalingga sebesar Rp85 juta.

Baca Juga:  Pertumbuhan Penumpang Bandara Internasional Jend A Yani Capai 47%

Di Pekalongan, kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2023 dilaksanakan di Kelurahan Podosugih, Kecamatan Pekalongan Barat, dengan anggaran dari APBD Provinsi sebesar Rp230.998.000 dan APBD Kota Pekalongan sebesar Rp70.002.000.

Wakil Wali Kota (Wawalkot) Pekalongan, Salahudin, mengatakan TMMD diharapkan dapat memberdayakan ekonomi rumah tangga masyarakat Kota Pekalongan agar maju berdaya saing.

“Lokasi TMMD III ini sudah ditentukan bersama Pemerintah Kota dan warga untuk peninggian jalan, termasuk beberapa kegiatan lain. Saya kira ini kesempatan emas masyarakat di sekitar, untuk melu-melu ngalab berkah nggawe dalan. Kalau jalan ini bisa dimanfaatkan oleh orang banyak, pahala akan mengalir terus. Ini kesempatan kita semua untuk bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya, saat menjadi inspektur apel pembukaan TMMD Sengkuyung III Tahun 2023 di Lapangan Amor Medono Kota Pekalongan, Rabu (20/9).

Baca Juga:  Rakernis Brimob, Kapolri Siapkan Beberapa Pengamanan Agenda Nasional

Di Kabupaten Cilacap, kegiatan TMMD Tahap III di Desa Caruy, Kecamatan Cipari, difokuskan pada pembangunan jalan rabat beton, pembangunan gorong-gorong, jambanisasi, dan rehabilitasi 5 unit rumah tidak layak huni.

Komandan Kodim 0703 Cilacap Andi Yuliazi menuturkan, TMMD kali ini juga memiliki sasaran nonfisik.

“Sasaran nonfisik juga tidak kalah penting, termasuk pemberian wawasan kebangsaan kepada masyarakat, pengobatan gratis, dan upaya menjaga kondusifitas dalam masyarakat menjelang Pemilu 2024,” ujarnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!