Terlilit Hutang Ibu Asal Bekasi Jual Bayi Rp30 Juta
SEMARANG[Berlianmedia] – Seorang ibu asal Bekasi, Jawa Barat, tega menjual anak kandungnya sendiri yang masih berusia 14 hari.
Wakapolrestabes Semarang AKBP Wiwit Ari Wibisono mengatakan tersangka berinisial HI (29) menawarkan bayinya yang baru berusia 14 hari untuk diadopsi lewat Facebook. HI adalah ibu asal Bekasi yang bekerja di Semarang.
Sementara pembeli bayi, wanita bernama AP (39) yang merupakan warga Mranggen, Demak.
Kasus penjualan bayi laki- laki, berawal saat HI seorang ibu rumah tangga asal Bekasi terlilit hutang akibat ditagih anggota arisan. HI yang bingung untuk mengembalikan, akhirnya nekad menjual bayinya dengan harga Rp30 juta kepada AP setelah memposting melalui media sosial.
“Perbuatan tersebut dilakukan HI karena terlilit utang dan bingung cara mengembalikan. Kemudian HI posting di FB dengan menawarkan bayi untuk diadopsi. Tersangka dua (AP) kemudian merespons lewat inbox FB,” ujar AKBP Wiwit Ari Wibisono, Selasa (18/7).
Keduanya lalu bertemu di hotel daerah Tugu Semarang pada 11 Juli lalu. Mereka melakukan transaksi. HI menerima uang Rp30 juta dan anaknya dibawa oleh AP.
“Tersangka 1 menerima Rp 30 juta dari tersangka 2 untuk pembelian anaknya. Kemudian tersangka pulang ke Bekasi,” tuturnya.
Sesampainya di Bekasi, suami HI menanyakan keberadaan anak keempatnya. HI yang menyesal telah melakukan transaksi kemudian mencoba menghubungi AP, namun nomornya sudah tidak bisa dihubungi.
HI dan suaminya lantas pergi ke Polrestabes Semarang dan mengakui perbuatannya. Sebelumnya, mereka sempat kembali ke hotel tempat mereka melakukan transaksi untuk mencari jejak AP, namun tidak bisa ditemukan.
“Mereka pergi ke Semarang ke hotel Tugu untuk mencari identitas AP. Tapi tidak ditemukan. Kemudian ke Polrestabes, tersangka 1 mengakui perbuatannya karena sudah menjual anaknya sendiri,” ujar Wiwid.
Polisi kemudian mengamankan AP di rumahnya di Mranggen, Demak.
Kepada Polisi, HI mengaku terlilit utang sehingga nekat menjual anak kandungnya sementara uangnya telah dia gunakan Rp25 juta.
“(Bayi) Itu anak keempat. Dijual karena bingung, tertekan. Saya itu muterin uang orang, kemudian orangnya kabur. Iya (arisan). Saya menyesal,” tutur HI di depan petugas.
Sementara itu AP mengaku berminat untuk mengadopsi bayi, karena kasihan kepada HI. Selain itu dirinya juga belum dikaruniai anak.
“Saya memang mau adopsi karena belum punya anak. Berdasarkan iba, saya kasihan makanya saya ambil anak itu,” ujar AP.


