Porprov XVI Jateng Diharapkan Lahirkan Atlet Unggul dan Pinunjul

SEMARANG[Berlianmedia] – Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana berharap dari ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2023 di Pati Raya yang berlangsung pada 5-11 Agustus 2023 melahirkan atlet unggul dan pinunjul.

Dia mengatakan keunggulan tersebut bersifat komprehensif. Artinya, tidak hanya mumpuni dari sisi teknik dan fisik, namun mampu  melebihi dari yang lain alias pinunjul.

“Dari Porprov, lahirlah atlet pinunjul, lebih unggul dari yang lain. Porprov adalah jembatan menuju ke sana. Dari prestasi regional menanjak nasional, lalu internasional,” ujar Bona, Kamis (6/7).

Bona menambahkan, dalam konteks program pembinaan, Porprov adalah sasaran antara, karena sasaran utama adalah sukses menuju PON XXI 2024 di Aceh-Sumut.

Tantangan ke depan, sambungnya, sangat besar karena Jateng akan kembali bersaing dengan Jabar, DKI Jakarta, dan Jatim.

Baca Juga:  KPU Temanggung Mulai Tempel DPS di Tempat Strategis

Bahkan dia tak menampik, gaung rivalitas menuju  PON sudah terasa di ajang babak kualifikasi. Di luar arena, kasak-kusuk perebutan atlet sudah di depan mata.

“Atlet-atlet ini sudah banyak yang mau diambil oleh daerah lain. Saat ini kami masih menangani hal itu. Jangan sampai atlet potensial kita diminta provinsi lain, dan kita akan mempertahankan. Ini menunjukkan, betapa tingginya persaingan di PON nanti,” tutur Bona yang juga Ketua Umum PB Porprov.

Bona menambahkan, karena tidak tersedianya venue di Pati Raya, ada enam cabang olahraga Porprov yang harus dimainkan di daerah penyangga, seperti berkuda, golf, biliar, bermotor, sofball dan arung jarum.

Terkait penadatanganan kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Jateng, tutur Bona, hal sebagai bentuk pendampingan ketika KONI menggunakan anggaran, salah satunya untuk kegiatan Porprov 2023.

Baca Juga:  Simpel Kota Magelang Peroleh Penghargaan Top 5 Inovasi Pelayanan Publik

“Dengan pendampingan dari Kejati, maka ada tuntunan, mana yang perlu dan tidak perlu, mana yang potensi duplikasi anggaran, saat peruntukan, tidak terjadi. Maka saya setuju apa yang dikatakan Pak Kajati, bahwa kerja sama jangan di tengah-tengah, tapi sejak awal,” ujarnya.

Sementara, Wakil Ketua Umum II KONI Jateng Soedjatmiko menuturkan, Porprov 2023 akan memperebutkan 862 emas dari 57 cabang olahraga yang dipertandingkan dan diperlombakan.

“Ada 57 cabor dengan 70 disiplin cabor yang dipertandingkan. Mereka tersebar di 74 venue yang ada enam kabupaten di Pati Raya, ditambah empat kabupaten/kota penyangga yaitu Kota Semarang, Kota Surakarta, Kabupaten Semarang dan Magelang,” tutur Soedjatmiko yang juga Wakil Ketua I PB Porprov itu.

Jatmiko menambahkan, ada 7.735 atlet yang akan terlibat dalam Porprov tersebut. Porprov sendiri digelar di enam kabupaten yaitu Kabupaten Pati, Kudus, Jepara, Rembang, Grobogan, dan Blora.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!